UPdates – Sebuah aksi perampokan terjadi di sebuah jalan tol yang ramai di Italia, Senin, 9 Februari 2026 waktu setempat. Aksi ini dilaporkan berlangsung di jalan raya Brindisi-Lecce, di Selatan Italia.
You may also like :
7 Pria Didakwa atas 'Perampokan Perhiasan Terbesar' dalam Sejarah Amerika Serikat
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat kendaraan lapis baja pengangkut uang tunai yang dikawal polisi bersenjata, disergap oleh sekelompok perampok bertopeng.
Beberapa di antara perampok menyamar sebagai polisi menggunakan kendaraan yang dilengkapi dengan lampu biru berkedip.
Rekaman yang diambil oleh para pengemudi menunjukkan setidaknya tujuh perampok bertopeng yang mengenakan pakaian terusan putih dan hitam bergerak di antara kendaraan dengan senjata berat di tangan.
Mereka kemudian meledakkan alat peledak di atas truk pengangkut uang tersebut.
Rekaman dramatis menunjukkan atap kendaraan lapis baja terlempar ke udara, kobaran api dan puing-puing beterbangan di jalan raya sementara asap hitam tebal membumbung.
Para perampok kemudian terlibat baku tembak dengan polisi dan menggunakan kendaraan sebagai tempat berlindung.
Disadur Keidenesia.TV dari The Sun, Selasa, 10 Februari 2026, tidak ada laporan tentang adanya korban cedera atau kematian di antara polisi, petugas keamanan, atau warga sipil.
Meskipun ledakan itu sangat dahsyat, pihak berwenang juga mengkonfirmasi bahwa perampokan itu akhirnya gagal. Para perampok tidak berhasil membawa kabur uang tunai sepeser pun berkat mekanisme keamanan berbasis busa di dalam van tersebut.
Sementara itu, setelah baku tembak, para tersangka melarikan diri dengan mencuri mobil dari pengendara yang lewat untuk menerobos penghalang jalan polisi.
Pihak berwenang melaporkan bahwa dua tersangka kini berada dalam tahanan, sementara setidaknya dua lainnya masih buron.
Polisi Italia kini telah melancarkan operasi pencarian besar-besaran, termasuk pengawasan menggunakan helikopter, dan memperingatkan akan peningkatan kehadiran polisi dan pos pemeriksaan di seluruh wilayah tersebut seiring berlanjutnya penyelidikan.