
UPdates—Legenda salsa Amerika, Willie Colon, pemain trombon, vokalis, dan komposer perintis, meninggal dunia pada hari Sabtu waktu setempat pada usia 75 tahun.
Keluarganya mengumumkan kematian Willie Colon dalam sebuah pernyataan di media sosial.
"Meskipun kami berduka atas kepergiannya, kami juga bersukacita atas anugerah abadi musiknya dan kenangan berharga yang ia ciptakan yang akan hidup selamanya," kata keluarga tersebut di halaman Facebook Colon sebagaimana dilansir dari The Telegraph Online, Minggu, 22 Februari 2026.
Pihak keluarga tidak mengungkap penyebab kematian Willie Colon.
Fania Records, label yang mempromosikan musik salsa menyebut Colon yang lahir di Bronx dari orang tua Puerto Rico, merekam puluhan album termasuk La Gran Fuga (The Big Break) pada tahun 1970 dan El Juicio pada tahun 1972.
Ia menandatangani kontrak dengan Fania pada usia 15 tahun dan dua tahun kemudian, pada tahun 1967, merilis album pertamanya El Malo, yang telah terjual lebih dari 300.000 kopi, menurut biografinya di situs web LA Philharmonic.
Musik Colón menggabungkan unsur-unsur jazz, rock, dan salsa, menggabungkan ritme musik tradisional dari Kuba, Puerto Rico, Brasil, dan Afrika, kata biografi tersebut.
"Tema utama yang signifikan dalam musik Colón—yang mengambil inspirasi dari banyak budaya dan beberapa gaya berbeda—adalah eksplorasi asosiasi yang saling bertentangan yang dimiliki orang Puerto Rico dengan tanah air mereka dan dengan Amerika Serikat," katanya.
"Ia menggunakan lagu-lagunya untuk menggambarkan dan menyelidiki masalah hidup di AS sebagai orang Puerto Rico dan juga untuk menyiratkan kontribusi budaya yang dapat ditawarkan oleh orang Puerto Rico," lanjut biografinya.
Pada tahun 2004, ia menerima penghargaan prestasi seumur hidup dari Akademi Seni Rekaman dan Sains Latin.
Menurut biografi tersebut, sebagai aktivis sosial yang telah lama berkecimpung, Colón adalah anggota Komisi Latino tentang AIDS dan Yayasan Imigran Perserikatan Bangsa-Bangsa dan merupakan anggota dewan di Institut Kaukus Hispanik Kongres.