
UPdates - Untuk mendukung mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat signifikan saat arus mudik Lebaran 2026, Pemprov Sulsel menyiapkan delapan titik rest area bertajuk “Rest Area Andalan Hati” di sejumlah jalur strategis mudik.
You may also like :
Dua Oknum TNI AL Terlibat Penembakan Bos Rental di Tol Tangerang-Merak
Rest area ini memanfaatkan fasilitas masjid ramah pemudik yang tersebar di jalur utama perjalanan lintas kabupaten/kota.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sulsel, Andi Munawir mengatakan bahwa penyediaan titik istirahat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.
"Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan rest area di beberapa titik lokasi masjid," kata Andi Munawir, Sabtu, 14 Maret 2026, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari laman Pemprov Sulsel.
Pemilihan masjid dengan fungsi tambahan sebagai lokasi rest area tidak hanya bertujuan menyediakan tempat singgah, tetapi juga beristirahat sejenak dari perjalanan panjang.
Di sejumlah titik, Pemprov Sulsel juga menyiapkan hidangan berbuka puasa sederhana.
"Kami menyiapkan kue-kue takjil dan minuman," sebut Andi Munawir.
Delapan lokasi rest area tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis. Di Kota Makassar, rest area berada di Masjid H. Fajar Rahmah di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Bagi pemudik yang menuju wilayah selatan, tersedia Masjid Besar Raudhatusshalihin di Kabupaten Gowa dan Islamic Center Dato’ Tiro di Kabupaten Bulukumba.
Sementara itu, pada jalur tengah dan utara Sulsel, titik istirahat disiapkan di Masjid Akbar Lappariaja di Kabupaten Bone dan Masjid Agung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Untuk wilayah Toraja Utara, dua titik rest area berada di Masjid Besar Rantepao dan Masjid Nurul Jihad Lapandan.
Bagi masyarakat yang menuju wilayah Luwu Raya, Masjid Agung Syuhada Masamba di Kabupaten Luwu Utara juga disiapkan sebagai lokasi singgah bagi pemudik.
Andi Munawir mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas rest area jika merasa lelah saat berkendara serta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
Program ini juga merupakan tindak lanjut arahan Menteri Perhubungan yang mendorong optimalisasi fasilitas publik sebagai titik istirahat pemudik.