Ilustrasi Selat Hormuz. (foto:Dok.Wikimedia Commons)

Tokoh Nasional Bereaksi Iran Izinkan Malaysia dan Negara Sahabat Lewat Selat Hormuz dan Indonesia tak Ada di Daftar

27 March 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Iran mengizinkan sejumlah negara sahabat melewati Selat Hormuz. Tidak ada Indonesia dalam daftar negara sahabat tersebut.

You may also like : masoud presiden iran anadoluDi Wilayah Musuhnya, Presiden Iran Sampaikan Pidato Menantang: Kami tidak Akan Pernah Tunduk  

Dalam ungahan di akun media sosial X milik Konsulat Jenderal Iran di Mumbai, setidaknya ada lima negara yang dianggap bersahabat termasuk China, Rusia, hingga Pakistan.

You might be interested : najib razak anadoluMantan PM Malaysia Najib Razak tidak Punya Uang  untuk Bayar Denda Agar Jadi Tahanan Rumah

"Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kami mengizinkan pelayaran melalui Selat Hormuz bagi negara-negara sahabat termasuk China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan," demikian unggahan tersebut  sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Jumat, 27 Maret 2026.

Meski tidak ada dalam daftar yang disebut Konsulat Jenderal Iran di Mumbai, Malaysia juga menyatakan kapal tanker mereka telah diizinkan Iran keluar dari Selat Hormuz.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyatakan kapal Malaysia diizinkan melintas di Selat Hormuz setelah komunikasi dengan Iran dan sejumlah pemimpin kawasan termasuk Turki serta Mesir, Kamis, 26 Maret 2026.

Dalam vidatonya, Anwar Ibrahim yang secara terbuka mengecam AS dan Israel menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

“Kami harus mengelola situasi karena dampak blokade di Selat Hormuz, perang, serta terhentinya pasokan minyak dan gas turut memengaruhi kami,” kata Anwar sebagaimana dilansir dari Reuters.

Selain Malaysia, kapal Thailand juga dilaporkan bisa melintas Selat Hormuz dan itu memicu reaksi dari tokoh-tokoh nasional.

“Kapal Malaysia dan Thailand diizinkan lewati selat Hormuz oleh Iran, Kapal Indonesia dilarang. Artinya Indonesia sdh dianggap “teman” AS+Israel?” tulis mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu di X sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Jumat, 27 Maret 2026.

“Apa karena Indonesia bergabung bersama AS dan Israel dalam BoP (Board of Peace)?” Tanya Said Didu dalam unggahan terpisah menanggapi pemberitaan media.

Eks Kabareskrim Polri, Susno Duadji juga bereaksi di X. “Malaysia kapalnya diijinkan lewat Selat Hormuz; Indonesia? Jelas tidak diijinkan karena tidak mengutuk Israil dan AS, justeru satu blok di BOP,” tulisnya.

Mantan Kapolda Jawa Barat itu dalam tweet terpisah menulis, “Indonesia tidak masuk negara sahabat Iran; krn Indonesia tidak mengutuk serangan Israel dan AS ke Iran; Indonesia anggota BOP.”

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >