Donald Trump (Foto: AAP)

Ada Apa dengan Trump? Minta Ganti Nama Selat Hormuz Jadi “Selat Trump” untuk Akhiri Perang, Sebelumnya Ngaku Ditawari Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

28 March 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat pernyataan menghebohkan dengan menyarankan penggantian nama Selat Hormuz menjadi 'Selat Trump'.
  • Trump menyatakan bahwa AS sedang bernegosiasi soal Selat Hormuz dengan Iran dan ingin melakukan sesuatu, tetapi Iran harus membukanya.
  • Trump juga menyebutkan bahwa ia pernah ditawari menjadi pemimpin tertinggi Iran, namun ia menolak tawaran tersebut.
  • Ia mengklaim bahwa para pemimpin Teheran menyampaikan tawaran tersebut secara tidak resmi setelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
  • Trump juga berbicara tentang rencananya untuk mengganti nama Teluk Meksiko menjadi 'Teluk Amerika' jika ia kembali berkuasa.
  • Pernyataan Trump tentang penggantian nama Selat Hormuz menjadi 'Selat Trump' dianggap sebagai syarat untuk mengakhiri perang.
  • Trump yakin bahwa media akan langsung menanggapi komentarnya tentang penggantian nama Selat Hormuz.
atau

UPdates—Setelah sebelumnya mengaku pernah ditawari jadi pemimpin tertinggi Iran, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali membuat pernyataan menghebohkan.

You may also like : tulsi intel asIntelijen AS Bantah Alasan Pembenaran Perang Trump, Rick Wilson: Tidak Ada yang akan Menyelamatkan Anda, Donald

Kali ini, ia menyarankan penggantian nama Selat Hormuz menjadi 'Selat Trump' dalam pidatonya pada hari Jumat waktu AS.

You might be interested : captureDonald Trump Resmi Gugat Kantor Berita BBC, Tuntut Ganti Rugi Rp166 Triliun

Berbicara di FII Priority Summit di Miami, Trump mengatakan bahwa AS sedang bernegosiasi soal Selat Hormuz dengan Iran.

“Dan akan sangat bagus jika kita bisa melakukan sesuatu, tetapi mereka harus membukanya," ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari France24, Sabtu, 28 Maret 2026.

Ia kemudian menyinggung penggantian nama jalur air tersebut menjadi "Selat Trump" sebagai syarat untuk mengakhiri perang.

"Mereka harus membuka Selat Trump -- maksud saya Hormuz. Maaf, saya sangat menyesal. Kesalahan yang sangat buruk," ujarnya.

Trump mengatakan media akan langsung menanggapi komentar tersebut dan menambahkan, "Tidak ada kesalahan yang terjadi pada saya, tidak terlalu banyak."

Ia juga berbicara tentang bagaimana ia telah memerintahkan penggantian nama Teluk Meksiko menjadi "Teluk Amerika" tak lama setelah kembali berkuasa.

Sebelumnya, Trump mengatakan rakyat Iran sempat memintanya menjadi pemimpin tertinggi di negara tersebut, namun ia menolaknya.

Trump mengeklaim wacana soal dirinya menjadi pemimpin tertinggi di Iran disampaikan secara tidak resmi oleh para pemimpin Teheran setelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Tidak pernah ada kepala negara yang menginginkan jabatan itu lebih sedikit daripada kepala negara Iran. Kami mendengar mereka dengan sangat jelas. Mereka berkata, 'Saya tidak menginginkannya. Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya’," ujar Trump.

Klaimnya, ia menyampaikan penolakan atas tawaran tersebut. "Tidak, terima kasih. Saya tidak menginginkannya," kata Trump pada makan malam penggalangan dana tahunan Komite Kongres Republik Nasional (NRCC).

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Sam Levenson

"Jangan melihat jam; lakukan apa yang dilakukannya. Teruslah melangkah!"
Load More >