Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir (Foto: Reuters)

Menteri Israel Ben Gvir Serukan Bunuh 30-40 Warga di Gaza Setiap Malam

17 August 2026
Font +
Font -

UPdates—Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir kembali melontarkan komentar provokatif dan membuat heboh publik.

You may also like : israel pasukan aaSniper Israel Tembak Mati Anak Gaza, Trump tak Yakin Gencatan Senjata Tuntas

Anggota parlemen ekstremis Israel yang tergabung dalam koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu secara terbuka menyerukan pembunuhan 30 hingga 40 orang di Gaza setiap malam.

You might be interested : gaza pekerja kemanusiaan apDicap Pembunuh Berdarah Dingin, Israel Bunuh 1.513 Pekerja Kemanusiaan di Gaza

Komentar ini muncul pada hari Minggu, 16 Agustus 2026 waktu setempat dan dengan cepat disebarluaskan oleh media Palestina.

Ben-Gvir melontarkan pernyataan tersebut saat berbincang dengan Rom Braslavski, seorang mantan sandera yang pernah ditahan di Gaza, dalam siniar (podcast) milik Braslavski.

Keduanya sedang membahas pemulihan Israel pascaserangan Hamas pada 7 Oktober 2023, ketika Ben-Gvir mengkritik langkah Israel yang belakangan ini mengurangi intensitas serangan di Gaza.

"Bukan rahasia lagi, saya tidak sependapat dengan perdana menteri," ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari ABC News, Senin, 17 Agustus 2026.

"Menurut saya, operasi pembunuhan terarah harus dilakukan di Gaza, melenyapkan 30 hingga 40 orang setiap malam. Bukan hanya mereka yang menjadi ancaman langsung—ada orang-orang di sana yang tidak layak hidup. Mereka tidak seharusnya hidup. Mereka bahkan bukan manusia," lanjutnya.

Di masa lalu, pernyataan serupa dari Ben-Gvir dan pejabat Israel lainnya telah menuai kecaman luas. Banyak di antaranya telah diajukan ke Mahkamah Internasional (ICJ) PBB sebagai bukti adanya niat melakukan genosida. Israel membantah telah melakukan genosida di Gaza.

Ben-Gvir tidak memiliki wewenang atas militer negara tersebut dan tidak dapat memerintahkan serangan ke Gaza. Namun, setelah selama beberapa dekade bergerak di lingkaran ekstrem kanan Israel, kini ia menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di negara itu.

Ia memegang kendali besar atas bagian-bagian penting aparat keamanan Israel, dengan mengelola sistem penjara negara—tempat ribuan warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat ditahan—serta kepolisian nasional.

Ia sebelumnya pernah membanggakan tindakannya mengurangi jatah makanan bagi tahanan Palestina. Pada tahun 2025, Mahkamah Agung Israel memutuskan bahwa layanan penjara di bawah kepemimpinan Ben-Gvir telah merampas hak warga Palestina atas asupan makanan pokok yang memadai untuk kelangsungan hidup.

Dalam rekaman penampilan yang sama, legislator tersebut menyerukan emigrasi massal warga Palestina dari Gaza—sebuah usulan yang menurut para ahli hukum internasional dapat dikategorikan sebagai pembersihan etnis—serta pemukiman kembali wilayah Gaza oleh Israel.

Dua puluh tahun yang lalu, Israel menarik diri dari Jalur Gaza, membongkar gugusan 21 permukiman Yahudi yang dikenal sebagai "Gush Katif" dan menarik pasukannya.

"Saya memandang seluruh wilayah Gaza sebagai milik kita," ujar Ben-Gvir dalam wawancara tersebut.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >