
UPdates - Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah dan merupakan salah satu hari terpenting dalam kalender Islam.
You may also like :
WNI di Jerman Viral Hina Muslim di Indonesia, Ustaz Hilmi: Fitnahnya Sadis Banget
Pada hari inilah Allah SWT menyempurnakan agama-Nya, melengkapi nikmat-Nya kepada Nabi Muhammad SAW, dan meridhai Islam sebagai jalan hidup.
You might be interested :
Muslim Wajib Tahu, Berikut 7 Amalan yang Dianjurkan di Hari Jumat
Allah SWT menyebut hari ini dalam surat al-Maidah,
“Pada hari ini Aku telah menyempurnakan agamamu untukmu dan telah melengkapi nikmat-Ku atasmu dan telah meridhai Islam sebagai agamamu.” (Al-Quran|5:3)
Hari Arafah juga dikenal sebagai Yawm Al-Waqf (Hari Berdiri), merujuk pada fakta bahwa para peziarah berdiri di hadapan Tuhan mereka untuk waktu yang lama, memohon rahmat ilahi-Nya.
Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
“Bagi para jamaah haji, Hari Arafah adalah hari yang paling penting dan merupakan inti serta jantung dari ibadah haji.”
Kapan Hari Arafah tahun 2026?
Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, bulan kedua belas dan terakhir dalam kalender Islam. Tahun ini, Hari Arafah jatuh pada tanggal 26 Mei 2026.
Mengapa Hari Arafah begitu penting?
Hari Arafah adalah hari yang sangat penting bagi umat Muslim, karena merupakan hari pengampunan, rahmat, dan berkah Ilahi yang sangat besar.
Ini adalah hari penebusan bagi umat Muslim dan kesempatan untuk penyucian diri serta mencari ridha Allah.
Banyak di antara kita mungkin telah gagal dalam janji yang kita buat selama Ramadan untuk memperbaiki akhlak dan perilaku kita serta untuk lebih dekat kepada Allah SWT.
Hari Arafah menawarkan kesempatan lain untuk membersihkan hati kita dan mengingat tujuan serta cita-cita kita.
Apa saja amalan yang dianjurkan untuk Hari Arafah?
Dirangkum Keidenesia.tv dari Islamic Relief Worldwide, berikut 5 amalan yang sangat dianjurkan pada Hari Arafah:
1. Puasa
Sangat dianjurkan untuk berpuasa pada Hari Arafah jika seseorang tidak melaksanakan ibadah haji.
Berpuasa pada hari ini adalah sunnah dan menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun yang akan datang. Ini adalah cara yang ampuh untuk mendapatkan berkah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Tingkatkan Ibadah
Sebagai hari paling mulia dalam setahun bagi umat Islam, penting untuk meningkatkan amal kebaikan kita agar mendapatkan berkah hari itu.
Baik kita sedang melaksanakan ibadah haji atau di rumah tahun ini, kita harus mencurahkan diri untuk berzikir dan mendekatkan diri kepada Allah.
Amalan zikir terbaik pada hari ini meliputi shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, dan mengirimkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
3. Perbanyaklah Berdoa
Hari Arafah adalah hari diterimanya doa dan Allah mencurahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada mereka yang bertaubat kepada-Nya.
Perbanyaklah doa yang tulus untuk diri sendiri, keluarga, dan umat Muslim, agar Allah mengampuni dosa-dosa kita, memenuhi kebutuhan kita, dan memungkinkan kita untuk lebih dekat kepada-Nya.
Juga merupakan sunnah untuk sering membaca Tahlil, Takbir, dan Tahmid pada Hari Arafah, dan pada hari raya Idul Adha, tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
4. Bersedekah
Penting untuk mengingat saudara-saudari kita yang membutuhkan di seluruh dunia pada hari yang diberkahi ini.
Bersedekah adalah salah satu ibadah yang paling mulia, dan bersedekah pada hari suci ini dapat membantu kita memperoleh berkah.
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (Tirmidzi)
5. Renungkan dan Tunjukkan Rasa Syukur
Hari Arafah adalah waktu untuk introspeksi dan refleksi. Kita hendaknya merenungkan perbuatan kita selama setahun terakhir, berusaha memperbaiki kekurangan kita, dan memohon ampunan atas dosa-dosa kita.
Hari Arafah juga merupakan waktu yang diberkahi untuk merenungkan nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita, dan untuk mensyukuri-Nya.
Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa berikut pada hari Arafah:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ ، وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ، وهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
laa ilaaha ill-allaahu, waḥdahu laa shareeka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‛alaa kulli shay'in qadeer
Artinya: “Tidak ada yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tanpa sekutu. Milik-Nya kekuasaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Doa terbaik adalah doa pada Hari Arafah, dan kata-kata terbaik yang telah kuucapkan dan para nabi sebelumku adalah 'La ilaha illa Allah, wahdahu la sharika lahla hul mulk wa lahul hamd wa huwa ala kulli shayin qadeer'” (Hadits Muslim)
Sebagai hari di mana Allah senang mengampuni orang-orang yang bertaubat kepada-Nya, ingatlah untuk juga bertaubat kepada Allah dengan tulus dan memohon ampunan atas dosa-dosa masa lalu.