Donald Trump (Foto: Daily AUSAF)

Trump Umumkan AS Akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini dan Segera Rebut Pulau Kharg

11 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran dengan sangat keras dan berencana merebut Pulau Kharg, pusat minyak utama Iran.
  • Pulau Kharg menyumbang lebih dari 90% ekspor minyak Iran, dan AS berupaya untuk mengambil alih kendali penuh atas Pasar Minyak dan Gas Iran.
  • Trump menyebutkan bahwa tindakan ini mirip dengan yang telah dilakukan AS terhadap Venezuela.
  • Gencatan senjata antara AS dan Iran yang mulai berlaku pada bulan April telah runtuh, menyebabkan perang baru antara kedua negara.
  • Perang ini membuat status pembicaraan damai antara AS dan Iran masih belum jelas.
  • AS sebelumnya telah mengancam akan mengambil alih Pulau Kharg sebelum gencatan senjata berlaku.
  • Tindakan militer ini diumumkan oleh Trump melalui unggahan di Truth Social.
atau

UPdates—Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran dengan sangat keras malam ini dan menyatakan bahwa mereka akan merebut pusat minyak utama Iran, Pulau Kharg.

You may also like : mh 60rAmerika-Iran Saling Serang Lagi

"Pada suatu saat di masa mendatang, kita akan mengambil alih Pulau Kharg, dan titik-titik infrastruktur minyak lainnya," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social hari ini sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NBC News, Kamis, 11 Juni 2026.

You might be interested : 171608215Balas Serangan Amerika, Iran Serang Armada Kelima AS di Bahrain

Trump mengatakan AS akan berupaya untuk mengambil alih kendali penuh atas Pasar Minyak dan Gas Iran.

“Seperti yang telah kita lakukan dengan Venezuela," tegasnya.

AS sebelumnya mengancam akan mengambil alih pulau tersebut, yang menyumbang lebih dari 90% ekspor minyak Iran, sebelum gencatan senjata yang rapuh mulai berlaku pada bulan April.

Gencatan senjata tersebut telah runtuh dalam beberapa hari terakhir setelah AS dan Iran saling serang.

Perang baru itu membuat status pembicaraan damai antara kedua kubu masih belum jelas.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >