
UPdates—Haiti terpaksa mengganti jersey menjelang Piala Dunia 2026 setelah FIFA memutuskan bahwa beberapa elemen desain terlalu politis.
Jersey tersebut, tersedia dalam warna biru, putih, dan merah, menampilkan lencana tim nasional di tengah.
Elemen yang diperdebatkan adalah grafik di pinggul kanan yang menunjukkan siluet yang terinspirasi oleh Pertempuran Vertieres dan Revolusi Haiti melawan pemerintahan Prancis.
Pada tahun 1803, pemimpin revolusioner Jean-Jacques Dessalines, yang kemudian menjadi kaisar pertama Haiti, menghilangkan pita putih dari bendera Prancis untuk menciptakan bendera baru bagi republik kulit hitam merdeka pertama di dunia.
Peristiwa ini diperingati secara nasional setiap tanggal 18 Mei sebagai Hari Bendera Haiti.
Dalam sebuah pernyataan yang menanggapi keputusan tersebut, produsen perlengkapan Saeta mengatakan telah bekerja sama dengan FIFA selama proses persetujuan dan telah berhasil menerapkan modifikasi yang diminta.
“Bekerja sama erat dengan Federasi Sepak Bola Haiti, tujuan kami selama proses ini adalah untuk menciptakan jersey yang merayakan kebanggaan, ketahanan, dan semangat rakyat Haiti,” demikian pernyataan Saeta di The Guardian sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Kamis, 11 Juni 2026.
Beberapa konsep kata Saeta dikembangkan dan disempurnakan selama beberapa bulan dan diajukan melalui proses persetujuan standar FIFA.
“Desain akhir yang dipresentasikan oleh Saeta dimaksudkan sebagai penghormatan kepada para pria dan wanita yang setiap hari berkontribusi untuk masa depan Haiti dan bukan sebagai pernyataan politik,” tegas Saeta.
Menurut Saeta, selama proses peninjauan, FIFA menentukan bahwa elemen visual tertentu dapat diinterpretasikan secara berbeda berdasarkan peraturan perlengkapan mereka dan akhirnya meminta modifikasi pada desain tersebut.
“Meskipun interpretasi ini berbeda dari niat kami, Saeta menghormati proses tersebut dan menerapkan persyaratan akhir yang dikomunikasikan oleh FIFA,” jelas Saeta.
Haiti akan memainkan pertandingan pembuka Piala Dunia mereka melawan Skotlandia di Grup C pada hari Minggu, 14 Juni 2026.
Selain Skotlandia, Haiti juga akan bersaing dengan Brasil dan Maroko. Melihat calon lawan mereka, Haiti harus bekerja keras untuk bisa lolos dari babak penyisihan grup dan Saeta mendoakan mereka bisa membuat kejutan.
“Kami tetap bangga telah berkontribusi, bersama dengan Federasi Sepak Bola Haiti, pada momen bersejarah ini untuk sepak bola Haiti dan mendoakan tim tersebut sukses di Piala Dunia FIFA,” kata Saeta.