
UPdates—Pemerintah memutuskan menghentikan kegiatan Satuan Lelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama periode libur sekolah.
You may also like :
Mantan Wakil Kepala BGN Sebut 20 Tokoh Besar Terlibat Korupsi MBG
Dengan demikian, program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berhenti sementara selama periode tersebut.
You might be interested :
Viral Joget-Joget dan Ngaku Dapat Rp6 Juta per Hari, Mitra MBG Lapor Polisi, Makin Dihujat Netizen
Selama masa libur sekolah ini, pemerintah akan melakukan perbaikan tata kelola pelaksanaan MBG.
Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan SPPG dalam penyediaan menu MBG untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penghentian sementara program MBG disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.
"Salah satu kebijakan yang sudah diambil oleh pimpinan BGN (Badan Gizi Nasional) adalah menghentikan atau menyetop dulu kegiatan dapur-dapur untuk menyuplai MBG selama masa libur," kata Qodari dalam keterangannya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv pada Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Qodari, masa libur sekolah ini cukup panjang. “Jadi ada rentang waktu dan ruang yang cukup baik bagi BGN untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh,” ujarnya.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari menyatakan penghentian sementara penyaluran MBG akan dimanfaatkan untuk membenahi berbagai persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan MBG.
Arum mengatakan, semua dapur MBG akan diaudit.
Selain itu, BGN juga akan membenahi sistem data penerima manfaat agar program MBG lebih tepat sasaran.