
UPdates—Seorang pria merekam momen tornado menerjang rumahnya saat ia sedang berlindung di dalamnya.
You may also like :
Gempa Dahsyat Myanmar dan Thailand, KBRI: Belum Ada Laporan Korban WNI
Trevor Jason Kreke, dari Effingham di Illinois, sedang merekam video untuk menunjukkan cuaca buruk kepada temannya pada hari Rabu saat tornado menerjang.
You might be interested :
Pentagon: Ada 757 Laporan Penampakan UFO Baru di Amerika
Awalnya, ia tampak memperlihatkan suasana di dalam rumah dengan suara angin terdengar menderu.
Tidak lama berselang, lampu mulai padam dan barang-barang terdengar berjatuhan. Suara kaca yang pecah terdengar jelas dalam video.
Di klip berikutnya, Jason sudah berada di luar rumah yang hancur. Ia menunjukkan tangannya yang tergores dan memeriksa pipi serta bagian kepalanya.
“Keadaan mulai menjadi sangat intens, dan seluruh rumah mulai berguncang, dan kaca mulai pecah. Saya merasa sangat takut saat itu,” kata Jason kepada kantor berita Storyful sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Minggu, 21 Juni 2026.
Jason mengaitkan keberuntungannya dengan campur tangan ilahi setelah ia berhasil meninggalkan rumahnya tanpa cedera serius meskipun bangunan tersebut hancur berantakan.
“Ya Tuhan. Apa yang baru saja terjadi? Saya merasa baik-baik saja. Saya hanya tergores. Itu gila,” ujarnya.
Seluruh rumah dan mobilnya hancur diterjang angin kencang tersebut.
Pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa tornado melintasi wilayah utara Effingham County sejauh sekitar 12-15 mil pada Rabu, 17 Juni 2026 malam.
Sekitar 30 rumah hancur, sementara 29 rumah lainnya mengalami kerusakan parah. Badan Manajemen Darurat Effingham County menyebut tidak ada laporan cedera serius dalam bencana ini.
Tornado tersebut dipicu oleh badai pertama musim ini, Badai Tropis Arthur, yang datang dari Teluk Meksiko.
Illinois telah menghadapi serangkaian tornado besar tahun ini. Menurut Chicago Tribune, sekitar 140 tornado telah menghantam negara bagian Amerika Serikat tersebut hingga saat ini di tahun 2026.
Jumlah tersebut diperkirakan akan jauh melampaui rekor tahunan saat ini yaitu 142 tornado, yang terjadi pada tahun 2024.
Antara tahun 1990 dan 2020, rata-rata 54 tornado tercatat setiap tahunnya di negara bagian tersebut.
Ahli klimatologi Trent Ford mengatakan peningkatan tersebut merupakan 'perubahan signifikan' dan bukan 'tren'.