Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono (Foto: Yohan/Alma/DPR RI)

4 WNI Sudah 2 Bulan Disandera di Somalia, Komisi I Singgung Opsi Operasi Khusus Pembebasan

27 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Empat Warga Negara Indonesia (WNI) telah disandera di Somalia selama dua bulan, dan upaya pemulangan mereka belum membuahkan hasil.
  • Komisi I DPR RI terus memantau perkembangan insiden penyanderaan dan melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Republik Indonesia.
  • Pemerintah telah menyiapkan serangkaian tahapan untuk menyelesaikan krisis, termasuk pendekatan melalui jalur diplomasi resmi dan opsi tindakan tegas.
  • Opsi operasi khusus pembebasan juga terbuka bergantung pada perkembangan situasi di lokasi kejadian, jika memang dibutuhkan.
  • Kapal tanker MT Honour 25 dibajak oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026, dan parlemen mendorong instansi terkait bekerja cepat untuk memastikan keempat WNI dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.
  • Komisi I DPR RI menegaskan bahwa keselamatan para korban menjadi prioritas utama dalam penanganan krisis ini.
  • Upaya pembebasan WNI tersebut terus dilakukan dengan harapan mereka dapat segera kembali ke Indonesia dengan selamat.
atau

UPdates–Upaya memulangkan empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera di Somalia belum membuahkan hasil. Keempat anak buah kapal tanker MT Honour 25 itu sejauh ini masih disandera perompak.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan insiden penyanderaan di perairan Somalia tersebut.

Ia menyatakan bahwa koordinasi intensif telah berjalan bersama Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Republik Indonesia guna menjamin keselamatan para korban.

"Informasi tersebut memang sudah kita pantau dan terima, di mana pihak KBRI, Kemlu, maupun instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan," ujar Dave saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Badung, Bali, sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI, Sabtu, 27 Juni 2026.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan serangkaian tahapan terukur untuk menyelesaikan krisis tersebut.

Pertama, negara mengutamakan pendekatan melalui jalur diplomasi resmi guna membuka ruang negosiasi. Kedua, opsi tindakan tegas tetap terbuka bergantung pada perkembangan situasi di lokasi kejadian.

"Bila memang dibutuhkan, tentu akan dilakukan operasi-operasi khusus untuk melakukan pembebasan terhadap WNI kita," tegasnya.

Kapal tanker MT Honour 25 yang juga dikenal sebagai MT Ander 25 dilaporkan dibajak oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.

Hingga saat ini, parlemen terus mendorong seluruh instansi terkait bekerja cepat demi memastikan keempat anak bangsa tersebut dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Font +
Font -