Pesawat tempur Eurofighter Typhoon Angkatan Udara Jerman (kanan) dan pesawat tempur F-16I Sufa Angkatan Udara Israel (kiri) terbang di atas Tel Aviv selama pertunjukan udara (Foto: AFP/Getty)

Pilot tak Sengaja Kirim Kode Dibajak, Israel Kaget dan Kirim 2 Jet Tempur Cegat Pesawat Tujuan Tel Aviv

1 July 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Israel mengerahkan dua jet tempur untuk mencegat pesawat penumpang setelah pilot secara tidak sengaja memicu alarm peringatan pembajakan.

You may also like : khamenei anadoluPembunuhan Ali Khamenei Sebuah Kesalahan, Pemimpin Demokrat Israel: Anaknya Lebih Ekstrem

Pesawat penumpang itu memancarkan kode transponder 7500, yang digunakan untuk mengirimkan sinyal gangguan ilegal.

You might be interested : flydubai anadoluIsrael Rencanakan Pembajakan Pesawat “False Flag” untuk Tarik AS ke Dalam Perang Baru dengan Iran

Penerbangan LOT Polish Airlines 155, yang dioperasikan oleh Electra Airways Bulgaria, membawa 180 penumpang dari Warsawa ke Tel Aviv pada Selasa waktu setempat ketika mengirimkan peringatan bahwa pesawat tersebut telah dibajak.

Bulgaria dan Turki juga mengerahkan pesawat untuk menanggapi ancaman serius tersebut.

Militer Israel mengatakan jet tempur terpaksa dikerahkan karena kurangnya kontak dengan pesawat.

Pesawat mendarat dengan selamat di Bulgaria setelah insiden tersebut.

“Insiden telah berakhir dan kontak telah dipulihkan dengan pesawat. Tidak ada kekhawatiran akan insiden keamanan,” kata Pasukan Pertahanan Israel dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari The Independent, Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut lembaga penyiaran publik Bulgaria, BNT, Bulgaria mengirimkan MiG-29 untuk mencegat pesawat tersebut setelah melintasi perbatasan utara negara itu di atas Sungai Danube menyusul peringatan yang dipicu oleh misi Pengawasan Udara NATO di atas Bulgaria.

Pesawat penumpang tersebut memancarkan kode transponder 7500, yang digunakan untuk mengirimkan sinyal gangguan ilegal terhadap pesawat, termasuk pembajakan, katanya.

Laporan BNT, Turki juga mengirimkan dua jet tempur F-16 untuk menemani pesawat tersebut dalam perjalanan selanjutnya.

Alarm dipicu dua kali, sekali saat memasuki wilayah udara Bulgaria dan sekali lagi setelah meninggalkan wilayah udara Turki.

Kementerian transportasi Bulgaria menyalahkan kegagalan teknis transponder pesawat, yang mengirimkan sinyal palsu  gangguan ilegal/pembajakan dalam insiden itu.

Juru bicara LOT, Krzysztof Moczulski, mengatakan insiden itu disebabkan oleh transponder yang salah diatur, menurut kantor berita negara Polandia, PAP.

Moczulski mengatakan, pengontrol lalu lintas udara kemudian bertanya kepada pilot apakah laporan darurat masih berlaku dan pilot mengkonfirmasi bahwa peringatan itu palsu.

"Kemungkinan besar kesalahan manusia. Peristiwa yang benar-benar luar biasa,” katanya seraya mengatakan bahwa penyelidikan telah diluncurkan terkait masalah itu.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >