
UPdates—Partai Gerakan Rakyat (PGR) sudah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai partai politik ke Kementerian Hukum Republik Indonesia, Kamis, 23 Juli 2026.
You may also like :
Baru 116 Hari Berkuasa, Prabowo sudah Banjir Dukungan untuk Pilpres 2029
Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid menyebut itu merupakan hasil perjuangan panjang seluruh pengurus mereka di berbagai daerah yang telah melengkapi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) per 22 Juli 2026.
You might be interested :
Awalnya Calon Tunggal, Pilkada Ulang Kabupaten Bangka Akan Diikuti 5 Paslon
"Alhamdulillah kemarin, tanggal 22 Juli 2026, kita melengkapi 38 Surat Keterangan Terdaftar. 38 Surat Keterangan Terdaftar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai dengan Pulau Rote, telah kita sempurnakan ikhtiar ini untuk Indonesia yang lebih baik," kata Sahrin dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juli 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv.
Menurut Sahrin, Partai Gerakan Rakyat murni tumbuh dari arus bawah, bukan dibentuk oleh elite politik tertentu apalagi diperintahkan dibentuk.
"Ini bukan partai yang datang dari atas. Ini bukan partai yang diturunkan dari atas diperintahkan untuk dibangun. Ini partai yang lahir, tumbuh, dan berkembang dari bawah, Saudara-Saudaraku," tegas Sahrin.
Pendaftaran di Kemenkum masih merupakan awal dari tahapan panjang legalitas dan kepesertaan target pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
"Fase berikutnya kita harus menerima badan hukum. Setelah kita mendapatkan sebagai badan hukum, tahun depan kita mendapatkan sebagai peserta pemilu, maka fase berikutnya kita harus memenangkan Pemilihan Umum 2029," ujarnya.
Sahrin adalah juru bicara Anies Baswedan pada Pilpres 2024 lalu. Saat itu, Anies maju dan berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.
Anies yang turut hadir dalam acara deklarasi partai yang digelar 27 Februari 2025 lalu pun sudah diumumkan akan diusung partai ini di pemilihan presiden.
"Bila Partai Gerakan Rakyat ditetapkan sebagai partai peserta pemilu, maka oleh konstitusi dinyatakan dapat mengusulkan calon presiden Republik Indonesia, maka sudah dapat dipastikan calon presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan,” tegasnya dalam video di Instagram partai sebagaimana dipantau Keidenesia.tv.