
UPdates—Jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat dan tanah longsor yang menghantam perbatasan Nepal-Tibet pada akhir bulan lalu meningkat menjadi 1.410 jiwa.
You may also like :
Keluarga Sudah Lakukan Upacara Pemakaman, Wanita di Nepal Ditemukan Selamat 10 Hari Pasca Banjir Bandang
Angka terbaru ini dikeluarkan setelah otoritas Nepal mengevakuasi 10 jenazah tambahan di wilayah yang dilanda banjir.
You might be interested :
Perusahaan Negara China Diam-Diam Kirim Material Drone ke Rusia
Selain itu, menurut data resmi yang dirilis pada hari Rabu, 9 September 2026, sebanyak 5.651 orang masih dinyatakan hilang.
Dari jumlah orang yang hilang tersebut, 848 di antaranya adalah warga negara asing, berdasarkan data resmi dari pihak Nepal maupun Tiongkok.
Menurut Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal, sebanyak 1.367 jenazah telah ditemukan di distrik-distrik yang terdampak banjir di Nepal, sementara 5.132 orang—termasuk 587 warga negara asing—masih dinyatakan hilang.
Sejauh ini, lebih dari 13.600 orang telah berhasil diselamatkan, termasuk upaya penyelamatan yang dilakukan pada akhir pekan lalu.
Jumlah korban tewas akibat tanah longsor besar di Daerah Otonom Xizang (Tibet) di wilayah barat daya Tiongkok tetap tercatat sebanyak 43 jiwa, dengan 519 orang—termasuk 261 warga negara asing—masih dinyatakan hilang.