
UPdates—Sebuah pesawat amfibi jatuh dan terbakar di Puget Sound dengan sebelas penumpang secara ajaib selamat.
You may also like :
Pesawat yang Dikontrak Militer AS Jatuh di Filipina Selatan, Semua Penumpang Tewas
Operator Kenmore Air mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa salah satu pesawatnya, de Havilland DHC-3 Otter, sedang dalam perjalanan keluar dari Seattle, AS, dengan 10 penumpang dan seorang pilot ketika pesawat amfibi tersebut jatuh pada pukul 17.15 waktu setempat Kamis, 30 Juli 2026 lalu.
You might be interested :
Sambil Takbir dan Syahadat, Penumpang Selamat Abadikan Momen Jatuhnya Azerbaijan Airlines
Menukik ke air, pesawat tersebut juga terbakar, dan tenggelam di perairan dingin pada saat petugas penyelamat pertama Penjaga Pantai AS tiba di lokasi kejadian.
Kesebelas penumpang diselamatkan hidup-hidup; beberapa mengalami cedera seperti patah tulang, luka robek, dan cedera kepala.
“Pilot mungkin melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk mendaratkan pesawat dengan cukup lembut sehingga memberi semua orang kesempatan,” kata Letnan Komandan Penjaga Pantai Marshall Burtt kepada CBS Evening News sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Good News Network, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurutnya, proses penyelamatan berjalan sangat bagus. “Banyak hal berjalan dengan baik untuk mengeluarkan semua orang dari pesawat,” ujarnya.
Tiga ambulans udara tiba untuk membawa korban luka, termasuk satu orang yang dalam kondisi kritis, ke tempat aman.
Penyebab insiden tersebut masih belum diketahui. Evakuasi pesawat dilakukan beberapa hari setelah kecelakaan untuk penyelidikan menyeluruh.
Radar penerbangan menunjukkan pesawat amfibi tersebut melakukan putaran 180 derajat menuju Pulau Sucia di Puget Sound setelah melewatinya, mungkin berusaha melakukan pendaratan darurat.
“Sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang terlibat, kami tidak akan berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan tersebut,” kata CEO Kenmore Air, David Gudgel.
Ia menambahkan bahwa maskapai tersebut sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang yang melakukan penyelidikan.
“Dan kami akan terus memberikan informasi yang terverifikasi seiring ketersediaannya,” ujarnya.
Saksi mata melaporkan pesawat tersebut bergoyang di udara tidak jauh dari permukaan air sebelum menabrak dan terbakar.