Kyle Campbell seharusnya menikahi Kannika Masasai Senin kemarin. (Foto: Facebook)

Tragis, Pria Inggris ke Thailand untuk Nikah Malah Meninggal dalam Tidur Usai Kecelakaan dan RS Anggap tak Apa-Apa

4 August 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Seorang pria asal Inggris meninggal dunia setelah keluar dari rumah sakit beberapa hari sebelum ia seharusnya menikah di Thailand.

You may also like : erdogan prabowo setpresErdogan Usulkan Hapus Hak Veto Dewan Keamanan PBB Milik AS, China, Rusia, Inggris, dan Prancis

Kyle Campbell mengalami cedera kepala dalam kecelakaan sepeda motor setelah melakukan perjalanan ke Asia Tenggara untuk menikah dengan tunangannya, Kannika Masasai.

You might be interested : police line aaKecelakaan Bus di Kawasan Wisata Populer Mesir, 22 Tewas dan 29 Terluka

Pria berusia 32 tahun itu dirawat di rumah sakit tetapi dipulangkan oleh dokter dalam beberapa jam.

Namun, pada 30 Juli ia dipastikan meninggal dalam tidurnya.

Campbell meninggalkan tunangannya yang akan dinikahi setelah berhubungan selama dua setengah tahun dan putranya yang berusia 12 tahun.

Di rumah, keluarganya percaya bahwa ia tidak menerima perawatan yang memadai setelah kecelakaan itu.

Keluarganya telah membuat penggalangan dana untuk membantu menutupi biaya besar pemulangan jenazahnya.

Dalam unggahan Facebook Senin, 3 Agustus 2026, hari yang seharusnya menjadi hari pernikahan mereka, tunangannya, Kannika, mengatakan bahwa ia sangat sedih.

“Hubungan kita berjalan dengan sangat baik. Kamu akan selalu ada dalam kenangan indahku. Cinta yang tak akan pernah pudar, kenangan indah, dan perjalanan panjang bersama orang yang kucintai,” tulisnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Selasa, 4 Agustus 2026.

Sepupu Campbell, Dianne Fisher, menulis di halaman JustGiving bahwa keluarga mereka hancur oleh kematiannya yang mendadak.

“Kyle pergi ke Thailand untuk menikahi pasangannya selama dua setengah tahun, menantikan untuk memulai babak baru kehidupan mereka bersama. Apa yang seharusnya menjadi momen bahagia berakhir dengan kesedihan yang tak terbayangkan,” katanya.

“Kematiannya telah menghancurkan hati semua orang yang mengenal dan mencintainya. Ia meninggalkan putra kesayangannya yang berusia 12 tahun, yang tinggal bersamanya, serta keluarga dan teman-teman yang kini menghadapi rasa sakit yang tak terbayangkan karena kehilangannya secara tiba-tiba,” lanjutnya.

Menurutnya, mereka sekarang dihadapkan pada beban keuangan yang sangat besar untuk membawa Kyle pulang ke Inggris agar dapat bersatu kembali dengan keluarganya dan dimakamkan dengan martabat dan kasih sayang yang layak ia dapatkan.

“Dana yang terkumpul akan digunakan untuk biaya repatriasi, biaya pemakaman, dan biaya tak terduga yang muncul akibat kehilangan yang tragis ini,” tandasnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >