(foto:Dok.BMKG.go.id)

Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Filipina, Getaran Terasa hingga Sulawesi Utara

5 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 12:14 WITA.
  • Episenter gempa berada di laut, 186 km arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 10 km.
  • Gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun getarannya terasa hingga Sulawesi Utara dengan skala intensitas IV MMI.
  • Gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi di Cotabato Trench dengan mekanisme pergerakan naik.
  • Hingga pukul 11:40 WIB, tercatat 2 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M4,8.
  • BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
  • Masyarakat diminta untuk memastikan informasi resmi hanya dari sumber BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
atau

UPdates – Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 12:14 WITA, wilayah Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik.

You may also like : whatsapp image 2024 12 09 at 23 29 30 x600 (1)Prediksi dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2024 Malam Ini

Dalam siaran persnya yang dilansir Keidenesia.TV, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menerangkan bahwa hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6.5 pada kedalaman 10 km.

You might be interested : keidenesiafilePuncak Musim Hujan di Makassar Diprediksi Mulai Desember 2025

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.29° LU; 125.43° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 Km arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi di Cotabato Trench.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe; Miangas, Kepulauan Talaud; dan Kendahe, Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara.

Hingga pukul 11:40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukan adanya 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M4.8.

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

BMKG menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

 

 

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >