Presiden AS Donald Trump menegur Menteri Pertahanan Pete Hegseth (Foto: Anadolu)

Kekurangan Amunisi Melawan Iran, Trump Tegur Menteri Pertahanan AS

6 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden AS Donald Trump menegur Menteri Pertahanan Pete Hegseth karena kekurangan amunisi yang membatasi opsi militer terhadap Iran.
  • Kekurangan amunisi tersebut termasuk rudal kendali jarak jauh dan pencegat pertahanan udara, yang belum teratasi meskipun Trump mengira masalah tersebut sudah dibereskan.
  • Kekurangan amunisi menjadi salah satu faktor yang membuat Trump menahan diri untuk melancarkan serangan berskala besar tambahan terhadap Iran.
  • Produksi rudal Patriot bisa memakan waktu hingga dua tahun, meskipun telah ada kesepakatan produksi baru.
  • Hegseth membela diri dan menyalahkan Wakil Menteri Pertahanan Stephen Feinberg atas kekurangan tersebut dan karena tidak memastikan Trump mendapat informasi lengkap mengenai kondisi stok amunisi AS.
  • Gedung Putih dan Pentagon membantah laporan tersebut, dengan Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyebutnya sebagai 'berita palsu 100%' dan Juru Bicara Utama Sean Parnell mengatakan Hegseth tidak menyesatkan siapa pun mengenai kondisi amunisi AS.
atau

UPdates—Presiden AS, Donald Trump menegur Menteri Pertahanan, Pete Hegseth dalam rapat kabinet pekan lalu di Camp David, Maryland, terkait kekurangan parah amunisi yang membatasi opsi militer terhadap Iran.

You may also like : israel hancur anadoluIran Lancarkan Serangan Paling Mematikan ke Israel, Banyak Korban dan Kerusakan Parah

Washington Post, mengutip dua sumber yang mengetahui percakapan tersebut, melaporkan bahwa Trump menuntut penjelasan setelah mengetahui bahwa kekurangan senjata utama—termasuk rudal kendali jarak jauh dan pencegat pertahanan udara—belum teratasi, padahal ia mengira masalah tersebut sudah dibereskan.

You might be interested : kc 135 reutersPesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Militer Amerika Bilang Tabrakan, Iran Klaim Tembak Jatuh

Laporan itu menyebutkan bahwa kekurangan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Trump menahan diri untuk melancarkan serangan berskala besar tambahan terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Kamis, 6 Agustus 2026, laporan itu juga menambahkan bahwa produksi rudal Patriot bisa memakan waktu hingga dua tahun, meskipun telah ada kesepakatan produksi baru.

Menurut laporan tersebut, Hegseth membela diri dalam percakapan itu dan menyalahkan Wakil Menteri Pertahanan Stephen Feinberg atas kekurangan tersebut serta karena tidak memastikan Trump mendapat informasi lengkap mengenai kondisi stok amunisi AS.

Gedung Putih membantah laporan tersebut. Sekretaris pers Karoline Leavitt menyebutnya sebagai "berita palsu 100%" dan menyatakan bahwa Presiden Trump sangat memercayai Menteri Hegseth.

Pentagon juga menepis klaim tersebut. Juru bicara utama Sean Parnell mengatakan Hegseth tidak menyesatkan siapa pun mengenai kondisi amunisi AS dan menyebut tuduhan itu sebagai sesuatu yang "fiktif."

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >