
UPdates—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi menimbulkan banyak korban jiwa.
You may also like :
Mengapa Tsunami Dahsyat tak Terjadi Setelah Gempa 8,8 Skala Richter Rusia? Ini Penjelasannya
Gempa yang berpusat di Kabupaten Nagekeo yang dirasakan hingga Makassar dan Bali tersebut setidaknya sudah menelan korban puluhan jiwa.
You might be interested :
Breaking News: Gempa Dahsyat Mag 6.2 Guncang Halmahera Barat, Terasa hingga Manado
Berdasarkan data per pukul 14.00 WITA, setidaknya sudah 25 korban tewas di wilayah-wilayah yang terdampak.
Angka tersebut merupakan kolaborasi data yang dihimpun dari pihak kepolisian, Pemkab Manggarai, dan Palang Meraih Indonesia (PMI).
Rinciannya adalah delapan korban tewas di wilayah Reok, Manggarai berdasarkan data kepolisian setempat.
Selanjutnya, enam orang tewas di sejumlah wilayah berdasarkan data Pemkab Manggarai, dan 11 korban tewas di wilayah berbeda lain berdasarkan data PMI.
Data korban ini masih bersifat sementara dan bisa berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD dan pihak terkait.
Hasil pendataan resmi jumlah korban di lapangan nantinya akan disampaikan pihak terkait dan pemerintah daerah.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CNN Indonesia, selain korban jiwa, sekitar 2.000 warga mengungsi atau evakuasi mandiri menyusul guncangan kuat dan peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan setelah gempa utama.