
UPdates—Kabar kebakaran Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan menghebohkan warga. Usut punya usut, ternyata asap misterius yang sempat muncul dipicu kegiatan fogging.
You may also like :
Penuhi Panggilan, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Datangi Gedung Merah Putih KPK
Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan menerjunkan 14 personelnya untuk memadamkan kebakaran di ruang baterai lantai bawah (basement) Gedung Merah Putih KPK.
You might be interested :
Usai OTT Rektor Unsoed, DPR Dorong Bersih-Bersih Korupsi di Kampus
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal menyebut pihaknya menerima informasi kebakaran gedung di Jalan Kuningan Persada, No. Kav. 4, RT 01/RW 06, Guntur, Kecamatan Setiabudi, itu pada pukul 11.25 WIB.
Personel Sudin Gulkarmat Jaksel memadamkan api pada pukul 11.32 WIB dan melakukan proses pendinginan pada pukul 11.34 WIB.
Belakangan, KPK memastikan asap yang terlihat di basement Gedung Merah Putih KPK bukan bersumber dari kebakaran melainkan dari alat fire fighting yang terpasang di area itu.
"Kami konfirmasi, bahwa tidak ada kebakaran di gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Budi menjelaskan, awalnya pihak pengelola gedung sedang melakukan fogging di area tersebut.
Alat fire fighting kemudian mendeteksi asap fogging tersebut dan mengeluarkan asap secara otomatis.
“Kami sedang melakukan fogging di area gedung, kemudian dari asap fogging tersebut terdeteksi oleh alat fire fighting yang kemudian merespons dengan mengeluarkan asap secara otomatis," ungkap Budi
Asap dari fire fighting ini berfungsi untuk memadamkan jika ada percikan api pada perangkat elektronik.
"Peristiwa ini terjadi di area basement, yakni di ruang baterai UPS. Saat ini Tim Biro Umum sedang memvakum asap dan pengecekan di area-area lainnya untuk memitigasi serta mencegah potensi risiko," jelas Budi.