
UPdates - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk menggelar shalat Istisqa’ guna memohon diturunkannya hujan.
You may also like :
Heboh Tantangan Hafal Surat Ad-Dhuha untuk Sebotol Miras, MUI Keluarkan Pernyataan Keras
Hal ini diharapkan dapat menyudahi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia.
You might be interested :
Lomba 17-an, MUI: Hadiah dari Uang Pendaftaran Haram Hukumnya
Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, melalui akun media sosial X pribadinya, @cholilnafis, pada Kamis, 3 September 2026.
"Kemarau dan Kekeringan melanda kita bahkan kebakaran Karhutla masih terus terjadi, mari doakan mudah-mudahan segera turun hujan di Indonesia di tempat-tempat kemarau dan kebakaran. Bahkan kami mengajak umat untukk shalat Istisqa’ (minta hujan)," ujar Kiai Cholil, dilansir Keidenesia.TV dari laman resmi MUI, Jumat, 4 September 2026.
Menurutnya, shalat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah SWT saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.
Selain usaha teknis dan fisik yang dilakukan oleh pemerintah serta petugas pemadam kebakaran di lapangan, doa bersama dinilai menjadi dorongan moral dan spiritual yang sangat penting.
Fenomena kemarau panjang tahun ini telah memicu krisis air bersih di kawasan pemukiman warga serta memperluas titik api (hotspot) di sejumlah kawasan hutan Indonesia.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat akibat paparan asap karhutla.
Kiai Cholil berharap pengurus masjid, lembaga keagamaan, serta masyarakat luas di wilayah yang terdampak dapat segera mengoordinasikan pelaksanaan shalat Istisqa’ secara berjamaah.