
UPdates—Kebakaran kapal di perairan dekat destinasi wisata populer Provinsi Palawan, Filipina menyebabkan 76 orang tewas.
You may also like :
26 Turis Tewas Ditembak di India, Banyak yang Luka Parah
Selain itu, 13 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Demikian disampaikan penjaga pantai setempat pada hari Sabtu sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Xinhua.
You might be interested :
Pengadilan Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Wakil Presiden Filipina Sara Duterte
Jenazah para penumpang yang tewas dalam kebakaran kapal feri tersebut sudah tiba di pelabuhan dekat kota resor Coron, Palawan, pada Sabtu pagi.
Kapal M/V June Aster, yang kandas di dekat lokasi wisata populer tersebut terbakar hebat pada Rabu malam dan melalap kapal itu dalam hitungan detik.
Juru bicara penjaga pantai, Noemie Cayabyab, mengatakan dalam konferensi pers hari Sabtu bahwa jenazah-jenazah tersebut akan diserahkan kepada penyidik forensik kepolisian untuk penanganan dan identifikasi yang layak sebelum pihak berwenang setempat menginformasikan hal ini kepada pihak keluarga.
"Saat ini, kami fokus pada proses evakuasi jenazah, dan setelah itu kami akan melanjutkan penyelidikan," ujarnya sebagaimana dilansir dari New Straits Times.
Pada hari Jumat, Cayabyab sempat mengatakan kepada sebuah stasiun radio bahwa kebakaran bermula di ruang kargo, kemudian dengan cepat melalap seluruh kapal dalam hitungan detik.
"Mulai dari saat mereka mendengar ledakan keras, munculnya asap, dan kemudian api. Api itu menyebar dengan sangat cepat," ujarnya mengutip keterangan para penyintas.
"Segalanya terjadi dalam hitungan detik," katanya, seraya menambahkan bahwa mereka yang berhasil keluar dari kapal bahkan tidak sempat mengenakan jaket pelampung.