
UPdates—Aktris Hollywood, Sandra Bullock buka-bukaan mengenai misogini yang ia hadapi saat masih menjadi aktris muda yang berusaha meniti karier di industri hiburan.
You may also like :
Britney Spears Ubah Penampilan Usai Rehabilitasi, Paris Hilton dan Kim Kardashian Beri Emoji Hati
Saat ini, aktris berusia 62 tahun tersebut telah memiliki nama besar di Hollywood sebagai bintang film papan atas, namun ada masa ketika ia masih berjuang untuk memantapkan posisinya di dunia hiburan.
Saat membahas masa-masa awal kariernya, ia menceritakan sisi kelam perjalanannya menuju ketenaran kepada rekan sesama pelaku industri, Jennifer Aniston.
"Saat itu saya berada di New York dan bekerja sebagai pelayan. Saya mengikuti audisi di hadapan segala macam pria hidung belang yang meminta saya menurunkan celana. Saya pun berpikir, 'Tidak, peran ini bukan untuk saya.' Saya sedang berusaha merintis karier," jelasnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Senin, 14 September 2026.
Kemudian, saat merenungkan betapa terarahnya ia dalam menentukan arah kariernya, ia berkata, “Setiap aktor yang sedang bekerja pasti berpikir bahwa mereka tidak akan pernah mendapatkan pekerjaan lagi, jadi mereka mengambil apa pun yang tersedia dan memanfaatkannya sebaik mungkin.”
"Satu-satunya momen ketika saya benar-benar mengambil keputusan sadar terkait karier adalah saat saya berkata, 'Saya harus berhenti membintangi film komedi romantis sekarang juga,' karena saya terus-menerus mendapat kritik pedas karenanya," tuturnya.
Sebagaimana yang ia sampaikan kepada majalah Interview, ia secara sadar memilih untuk bergabung dalam jajaran pemain film thriller kriminal tahun 2004, Crash.
Para bintang perempuan yang merintis karier pada tahun 80-an dan 90-an sangat akrab dengan berbagai hambatan yang mereka hadapi sebagai perempuan di industri ini.
Gerakan MeToo kemudian memberdayakan banyak dari mereka untuk angkat bicara mengenai pengalaman masing-masing dan mempertanyakan praktik-praktik yang berlaku di industri tersebut.
Gina Rodriguez pernah bercerita kepada The Hollywood Reporter bahwa ia pernah diminta mengenakan gaun hitam ketat di hadapan tim casting untuk melihat apakah ia cukup cantik untuk menjadi sampul majalah.
Pada tahun 2017, Mila Kunis mengungkapkan bahwa ia pernah merasa dihina, disisihkan, dibayar lebih rendah, diabaikan secara kreatif, dan direndahkan karena gendernya.
Sementara itu, Bullock belakangan ini sering mengenang masa-masa awal kariernya karena ia kembali memerankan karakternya dalam sekuel film hit tahun 1998, Practical Magic, bersama Nicole Kidman.
Saat membahas mengapa saat ini adalah waktu yang tepat untuk merepresentasikan sosok perempuan dalam Practical Magic 2, ia menambahkan, "Sekarang kita sudah melihat apa yang ada di balik layar, dan kita menyadari bahwa semuanya hanyalah ilusi semata.”
Menurutnya, para artis kini memiliki kendali lebih besar atas narasi mereka sendiri dan bisa menyuarakan kebenaran. “Sesuatu yang dulu tidak bisa kita lakukan. Dulu, ada sistem yang mengatur segalanya untuk kita,” ujarnya.
"Entah mengapa, saya lebih menyukai situasi saat ini. Itulah sebabnya Practical Magic 2 perlu dibuat sekarang; film ini bisa menceritakan hal-hal yang kini boleh kita lakukan dan bicarakan—sesuatu yang sebelumnya tidak ada yang mau membahasnya," tandasnya.