
UPdates—Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski mengatakan NATO dapat mengalahkan Rusia dengan cepat jika Moskow menyerang aliansi tersebut, dengan alasan bahwa Eropa memiliki keunggulan mutlak dalam kekuatan udara.
You may also like :
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Berlanjut, 1.300 Orang Meninggal Dunia
"Jika Rusia menyerang kami dan kami mengerahkan seluruh kekuatan tanpa menahan diri, saya rasa kami akan mengalahkan Rusia dengan cukup cepat. Kami memiliki keunggulan mutlak atas Rusia dalam hal kekuatan udara. Jenderal, koreksi saya jika saya salah, tapi jumlahnya sekitar 2.500 pesawat," ujar Sikorski sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Kyiv Post, Senin, 14 September 2026.
You might be interested :
Direktur CIA Mendadak ke Rusia, AS Minta Ukraina Tunda Serang Moskow dan St. Petersburg
"Bahkan tanpa AS pun keunggulannya tetap mutlak, dan saya belum memeriksa baru-baru ini berapa banyak F-35, JASSM, serta semua kemampuan serangan jarak jauh (deep-strike) yang kami miliki," tambahnya dalam diskusi tanggal 12 September di pertemuan tahunan Yalta European Strategy di Kyiv.
Sikorski juga membandingkan potensi kemampuan Eropa untuk menyerang infrastruktur energi Rusia dengan kampanye Ukraina yang sedang berlangsung terhadap kilang-kilang minyak Rusia.
"Namun, jika pihak Ukraina mampu melumpuhkan separuh kapasitas kilang Rusia dalam enam bulan, kami bisa melakukannya dalam enam minggu dan melumpuhkan separuh sisanya," ujarnya.
Menteri Polandia tersebut mendesak Eropa untuk meyakinkan pemimpin Kremlin, Vladimir Putin, bahwa agresi apa pun terhadap Eropa akan menuntut harga yang sangat mahal.
Ia mencatat bahwa gabungan anggaran pertahanan negara-negara Baltik dan Nordik melampaui anggaran Rusia, sembari mengakui bahwa Eropa masih belum memiliki kedaulatan pertahanan sepenuhnya.
Balasan dari Rusia
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menuduh Sikorski mengidap "rusofobia akut" dan mengklaim bahwa ia pernah mengatakan Polandia dapat mengalahkan Rusia dengan cepat.
Namun, Sikorski sebenarnya sedang membahas potensi konflik antara Rusia dan NATO, bukan perang satu lawan satu antara Polandia dan Rusia.
Polandia sendiri memiliki sekitar 75-80 pesawat tempur—termasuk F-16, FA-50, sisa armada MiG-29, dan pesawat F-35 gelombang pertama—dibandingkan dengan sekitar 300 pesawat tempur yang dioperasikan oleh Rusia.
Perkiraan angka 2.500 pesawat yang ia sebutkan merujuk pada kekuatan udara gabungan NATO.