
UPdates—Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi membahas soal reshuffle di channel YouTube-nya dan mengungkit Presiden Prabowo Subianto yang pernah diberhentikan dari TNI di masa lalu.
You may also like :
Reshuffle ke-5 Prabowo Dihadiri Rocky Gerung, Jumhur dan Dudung Wajah Baru, Kadir Karding dan Hasan Nasbi Kembali
Ia mengatakan, masalah reshuflle saat ini cukup ramai jadi perbicangan. "Reshuffle itu hal biasa. Normal sehingga tidak perlu menjadi gonjang ganjing politik,” ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Rabu, 16 September 2026.
You might be interested :
Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bagi Hasan, terkena pemberhentian, termasuk reshuffle bukanlah akhir dari karier politik seseorang. Ia lantas mencontohkan perjalanan politik Prabowo.
"Kalau dipikir-pikir ya dalam politik itu kita bisa hidup lebih dari sekali. Ada orang yang mungkin merasa ketika diberhentikan dari jabatannya kemudian itu adalah akhir dari karier politiknya,” ujarnya.
“Kalau kita lihat sejarahnya, Presiden Prabowo, beliau kan diberhentikan dari jabatannya. Waktu itu menjadi rising star di ABRI waktu itu, di TNI, dengan pangkat letnan jenderal di usia yang masih muda. Tapi kemudian diberhentikan begitu saja," lanjut Hasan.
Ia menjelaskan, semua orang berpikir bahwa pemberhentian dari TNI itu merupakan akhir dari karier politik Prabowo. Akan tetapi, prediksi mereka ternyata salah.
Kendati kata Hasan harus menunggu dalam waktu yang lama dan terus berjuang selama puluhan tahun membangun partai, Prabowo akhirnya terpilih sebagai Presiden di Pilpres 2024.
"Ikut berjuang dalam sekian kali pemilu untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, beberapa kali kalah, tapi tidak menghapus kesabaran dan semangat beliau untuk memperjuangkan keyakinannya dalam politik," jelasnya.
"Dan akhirnya di tahun 2024, beliau mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, terpilih menjadi Presiden, dan hari ini sedang memimpin transformasi bangsa kita, transformasi menuju Indonesia Emas di tahun 2045," sambung Hasan.
Apa yang terjadi pada Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim yang pernah diberhentikan dari jabatan Wakil PM Malaysia di masa lalu juga diungkit Hasan. Menurut Hasan, nasib Anwar Ibrahim malah lebih tragis karena sempat masuk penjara.
Prabowo sebelumnya mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026. Posisi bendahara negara kini dipegang Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Reshuffle mendadak ini menjadi sorotan tajam publik karena terjadi di tengah dinamika internal pemerintahan yang dinilai cukup pelik.
Percakapan soal reshuffle ini kemudian menjadi massif karena publik meminta penjelasan soal alasan pemberhentian Purbaya.