Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II, Dini Rahmania. (Foto: Farhan/Karisma/DPR RI)

4 Meninggal saat Padamkan Karhutla di Bromo, Dini Rahmania: Tak Boleh Lagi Ada Nyawa yang Hilang

17 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Anggota DPR RI, Dini Rahmania, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya empat orang di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

You may also like : syafruddin dprDPR Minta Pemerintah tak Gengsi Terima Bantuan Asing Tangani Karhutla, Syafruddin: Ini Sudah Berbulan-bulan

Tiga petugas dan satu relawan itu tewas saat berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Bromo yang masuk dalam kawasan TNBTS.

You might be interested : agung widyantoroEtik Legislator Berlaku di Medsos, MKD: Sekarang Ini Jarimu Bisa Jadi Harimaumu

Dini menegaskan, di balik peristiwa ini, ada keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Mereka berangkat untuk membantu menyelamatkan lingkungan dan masyarakat, tetapi harus kehilangan nyawa dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ini sungguh menyakitkan dan menjadi duka Kita bersama.

"Empat nyawa yang hilang tidak boleh dianggap sebagai risiko dalam penanganan bencana. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem komando, kesiapan peralatan, serta prosedur keselamatan petugas dan relawan di lapangan," tegas Dini Rahmania dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini mendesak instansi terkait mengambil langkah penanganan yang lebih cepat, terukur, dan terkoordinasi.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II ini menegaskan, jangan sampai keterbatasan sarana, lemahnya antisipasi, atau keterlambatan penanganan kembali membahayakan mereka yang berada di garis depan. Hal ini berlaku untuk semua penanganan bencana yang ada di Indonesia.

"Saya juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem komando, pemetaan risiko, dan mekanisme penyelamatan darurat. Jika ditemukan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan, harus ada pertanggungjawaban yang jelas," tandasnya.

Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengingatkan, pemerintah wajib memastikan santunan, pemenuhan hak keluarga korban meninggal dunia, serta perawatan dan pemulihan terbaik bagi korban luka.

"Keberanian petugas atau relawan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan mereka. Mereka berada di garis depan untuk melindungi kita, maka negara harus hadir melindungi mereka.  Tidak boleh ada lagi nyawa yang hilang karena lemahnya kesiapsiagaan dan perlindungan di lapangan," pungkas Dini.

Sebelumnya, empat korban yang tewas atas nama Sukaris, Operator layanan Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS. Hendra Rony Wagiyanata, Petugas Balai Besar TNBTS (meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis karena luka bakar).

Kemudian, Wisnu Yuda Pratama, Petugas sekuriti hotel (Artotel Bromo) dan Sefriel Ardiansyah, Petugas sekuriti hotel (Artotel Bromo) sekaligus atlet panjat tebing. Selain korban tewas juga ada ada sejumlah korban yang menderita luka bakar.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >