Pandu Sjahrir (Foto: X)

Bloomberg Ungkap CIO Danantara, Pandu Sjahrir Punya Saham di Supra Sekuritas, Dianggap Memalukan dan Diminta Mundur

29 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir terungkap memiliki saham minoritas secara tidak langsung di PT Supra Sekuritas Indonesia, perusahaan yang baru-baru ini dijatuhi sanksi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kasus manipulasi pasar saham.

You may also like : prabowo danatara rriDanantara Kelola Aset Rp14.715 Triliun, Jokowi Diajak Jadi Penasihat

Laporan Bloomberg News mengungkap kepemilikan saham itu. Berdasarkan data registrasi perusahaan yang dikutip Bloomberg, Pandu memiliki hampir seluruh saham PT Asha Artha Sehati, yang menguasai 27,5% saham Supra Sekuritas.

You might be interested : 0829whatsapp image 2026 09 07 at 9.04.25 pmPrabowo Minta Setiap Warga Negara Indonesia Punya Rekening Bank

Pandu tercatat masuk sebagai pemegang saham tidak langsung pada akhir 2023. Sisa 72,5% saham Supra dimiliki perusahaan yang dikendalikan Yonggi Tanuwidjaja.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CNBC Indonesia, Kamis, 29 Oktober 2026, Juru Bicara Pandu mengonfirmasi bahwa Pandu merupakan pemegang saham minoritas Supra Sekuritas dalam kapasitas pribadi, dan investasi tersebut bersifat pasif.

"Pandu tidak pernah menjabat sebagai direksi, dewan komisaris, maupun manajemen perusahaan, dan tidak memiliki peran dalam operasional harian, aktivitas perdagangan, ataupun keputusan kepatuhan perusahaan," ujar juru bicara tersebut.

"Kepemilikan sahamnya tidak semestinya disamakan dengan tanggung jawab atas tindakan perusahaan," lanjutnya.

Juru bicara itu menambahkan bahwa Pandu menghormati sepenuhnya OJK dan mendukung penegakan aturan pasar modal yang tegas dan adil.

Menurutnya, Pandu juga tetap berkomitmen mendukung transparansi, tata kelola yang baik, dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Dalam pengumuman sanksinya, OJK tidak menyebut secara khusus pemilik Supra Sekuritas, dan Pandu sendiri tidak dituduh melakukan pelanggaran apa pun.

Menurut Bloomberg, tidak ada indikasi bahwa Pandu memperoleh keuntungan dari investasinya di Supra Sekuritas atau mengetahui aktivitas perdagangan saham DSSA oleh perusahaan tersebut.

Kepemilikan Pandu di Supra melalui Asha juga merupakan bagian yang relatif kecil dari keseluruhan portofolio bisnis dan investasinya.

Meski begitu laporan ini langsung menuai sorotan. “Ckckck…memalukan,” tulis ekonom, Dipo Satria Ramli di X menanggapi unggahan terkait kepemilikan saham itu.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyebut ini sangat berbahaya. “Kalau ini benar, ini sangat bahaya dan betul-betul melanggar etika serta memalukan dan menjijikan bagi seorang profesional,” tegasnya di X.

Menurutnya, melaksanakan konflik kepentingan bagi seorang profesional bagaikan meminum racun sianida.

“Karena ini menyangkut Danantara (kepercayaan kepada Negara) yang mengelola uang rakyat ribuan trilyun, maka sebaiknya Bpk Presiden @prabowo mengambil keputusan segera. Atau sebaiknya Pak Pandu mengundurkan diri demi keselamatan dan kehormatan negara,” ujarnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >