
UPdates—PSM Makassar mencuri satu poin dalam lawatan Samarinda musim ini setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah, Borneo FC.
You may also like :
2 Kartu Merah, PSM Curi Poin di Markas Borneo FC
Dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut, Juku Eja menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang luar biasa meski harus mengakhiri laga hanya dengan 9 pemain di lapangan.
You might be interested :
PSM Kalah di Kandang, Darije Kalezic: Saya Mengerti Fans Kecewa
Pelatih Kepala PSM Makassar, Darije Kalezic, secara khusus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada anak asuhnya atas kedisiplinan taktik dan perjuangan keras mereka selama 90 menit penuh.
"Kami sudah memprediksi ini akan menjadi pertandingan yang sulit, namun para pemain berhasil menetralisir permainan Borneo FC, 100%. Kami memainkan gaya sepak bola yang kami inginkan, mengontrol penuh jalannya laga, dan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya, sementara tim lawan hampir tidak memiliki peluang bersih baik di babak pertama maupun kedua," ujar Darije Kalezic sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website PSM, Minggu, 8 November 2026.
PSM Makassar sempat tertinggal lebih dulu melalui gol yang dinilai Kalezic sangat tidak beruntung, mengingat momentum pertandingan saat itu sepenuhnya berada di bawah kendali Pasukan Ramang.
Namun, respons cepat dan brilian ditunjukkan skuad Juku Eja usai jeda turun minum. "Pemain keluar dari ruang ganti dengan mentalitas yang jauh lebih kuat dan sukses mencetak gol penyeimbang melalui proses kerja sama sepak bola yang sangat indah. Setelah gol itu, kami terus menekan untuk mencari gol kemenangan, hingga akhirnya insiden dua kartu merah tersebut terjadi," jelas Kalezic.
Bermain dengan defisit dua pemain sama sekali tidak menyurutkan daya juang PSM Makassar. Kalezic memuji dedikasi total para pemainnya yang bertarung habis-habisan di sisa waktu pertandingan demi mengamankan poin dari markas lawan.
"Meski bermain dengan 9 orang, pemain menunjukkan kemauan dan semangat Ewako yang luar biasa. Terjadi 'peperangan' di atas lapangan. Para pemain siap memberikan segalanya dan siap mati di lapangan demi membela klub, demi para suporter, dan demi harga diri mereka sendiri. Saya sangat bangga dengan performa tim hari ini secara keseluruhan," tegas pelatih tersebut.