Penjaga keamanan Hernan Gil berhasil dikeluarkan dari reruntuhan bangunan di Catia La Mar setelah operasi penyelamatan internasional. (Foto: Reuters)

Ajaib! Korban Gempa Venezuela Ditemukan Hidup Setelah 8 Hari Berkat Selang Air

3 July 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Seorang pria berusia 43 tahun bernama Hernan Gil ditemukan hidup-hidup dari reruntuhan bangunan yang runtuh delapan hari setelah gempa kembar di Venezuela, disambut sebagai sebuah keajaiban.
  • Gil berhasil diselamatkan setelah operasi yang melelahkan oleh tim penyelamat dari tujuh negara, yang memberinya air dan oksigen melalui selang untuk menjaga tubuhnya tetap terhidrasi.
  • Gempa kembar dengan kekuatan 7,2 dan 7,5 menghancurkan seluruh lingkungan di Venezuela, menyebabkan lebih dari 2.300 kematian dan sekitar 11.000 orang terluka.
  • Hampir 13.000 orang kehilangan tempat tinggal dan banyak dari mereka tidur di tenda-tenda di jalanan, taman, dan lahan kosong, dengan antrean untuk mendapatkan bantuan semakin panjang setiap harinya.
  • Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengumumkan bahwa puluhan ribu orang sejauh ini masih belum ditemukan, dan upaya kini beralih ke bertahan hidup bagi mereka yang selamat dari gempa.
  • Bantuan dari sesama warga dan sukarelawan menjadi sangat penting bagi mereka yang terkena dampak gempa, karena infrastruktur dan layanan kesehatan di Venezuela telah melemah akibat krisis ekonomi.
  • Menurut data NASA, hampir 60.000 bangunan kemungkinan rusak atau hancur akibat gempa dahsyat Venezuela, menambah beban bagi upaya pemulihan.
atau

UPdates—Ratusan petugas penyelamat di Venezuela bersorak dan berpelukan setelah berhasil mengeluarkan seorang pria berusia 43 tahun hidup-hidup dari reruntuhan bangunan yang runtuh delapan hari setelah gempa kembar yang mematikan.

You may also like : sup kerabatRitual Paling Aneh di Dunia, Sup Tulang Kerabat di Venezuela

Dengan jumlah korban tewas resmi mendekati 2.300 dan sejumlah besar orang masih hilang, penyelamatan penjaga keamanan Hernan Gil setelah sekian lama berada di bawah reruntuhan disambut sebagai sebuah keajaiban.

You might be interested : tsunami jepang1Mengapa Tsunami Dahsyat tak Terjadi Setelah Gempa 8,8 Skala Richter Rusia? Ini Penjelasannya

Pada hari Kamis, 2 Juli 2026 waktu setempat, Gil dibawa keluar dengan tandu setelah operasi yang melelahkan untuk mengeluarkannya dari bangunan tujuh lantai yang runtuh tempat ia bekerja di Catia La Mar, daerah pesisir yang hampir seluruhnya rata dengan tanah dalam bencana 24 Juni.

"Ini benar-benar sebuah keajaiban," kata istri Gil, Gusbimar Gonzalez, saat tim penyelamat berupaya menyelamatkannya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Jumat, 3 Juli 2026.

Tim dari tujuh negara — Venezuela, Chili, Amerika Serikat, Portugal, Kosta Rika, El Salvador, dan Meksiko — bekerja tanpa henti selama tiga hari untuk mencapai Gil.

Mereka memberinya lebih dari sepuluh liter air untuk menjaga tubuhnya tetap terhidrasi melalui selang dan memasang tabung untuk memberinya oksigen.

Selama fase terakhir operasi, sekitar tiga puluh orang bekerja di area parkir gedung untuk membersihkan puing-puing, sementara dua penyelamat menggali terowongan sepanjang tiga meter.

"Tidak mudah untuk mencapai lokasi tepat di mana korban berada," kata Cristian Vera, pemimpin tim penyelamat Chili.

Meskipun ada beberapa penyelamatan yang menakjubkan, termasuk seorang anak laki-laki berusia tiga tahun yang ditemukan pada hari Selasa, enam hari setelah gempa, harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat telah memudar.

Fokus kini beralih ke upaya bertahan hidup bagi mereka yang selamat dari gempa.

Banyak yang kehilangan tempat tinggal, makanan dan air semakin langka, dan rumah sakit kewalahan, dengan para ahli memperingatkan risiko wabah penyakit.

Dua gempa dahsyat, dengan kekuatan 7,2 dan 7,5, menghancurkan seluruh lingkungan di Venezuela yang kaya minyak, yang telah menderita krisis ekonomi selama beberapa dekade yang menghancurkan infrastruktur dan layanan kesehatan.

Menurut data NASA, hampir 60.000 bangunan kemungkinan rusak atau hancur akibat gempa dahsyat Venezuela.

Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengatakan pada hari Rabu bahwa jumlah kematian telah meningkat menjadi 2.295, dan lebih dari 11.000 orang terluka.

Ia mengatakan hampir 13.000 orang kehilangan tempat tinggal — banyak dari mereka tidur di tenda-tenda di jalanan, taman, dan lahan kosong.

Puluhan ribu orang sejauh ini masih belum ditemukan.

Antrean untuk mendapatkan bantuan semakin panjang setiap harinya, dengan banyak yang bertahan hidup berkat kebaikan hati para sukarelawan dan sumbangan dari sesama warga.

Di lapangan sepak bola, Maria Arteaga, 33 tahun, seorang ibu dari empat anak, bersiap untuk tidur pada Rabu malam di tempat penampungan darurat yang terbuat dari terpal dan bendera Venezuela.

"Kami kehilangan segalanya, kecuali nyawa kami. Kami bahkan bertelanjang kaki," ujarnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Sam Levenson

"Jangan melihat jam; lakukan apa yang dilakukannya. Teruslah melangkah!"
Load More >