
UPdates - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menuduh Amerika Serikat dan Israel telah memalsukan drone Shahed milik Iran dan menggunakannya untuk menyerang negara-negara Arab.
You may also like :
Iran "Hancurkan" Israel, Warga Dilarang Bagikan Gambar Kerusakan, IRGC: Tak Ada Lagi Tempat Aman di Israel
"Kami juga baru-baru ini menerima informasi yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap negara-negara Arab dari titik-titik tertentu," kata Araghchi disadur dari Doha News, Senin, 16 Maret 2026.
You might be interested :
AS Tawarkan Hadiah hingga Rp169 Miliar untuk Informasi tentang Mojtaba Khamenei
Menurut Araghchi, cara licik tersebut digunakan oleh AS dan Israel untuk mengadu domba Iran dengan negara-negara Arab.
"AS telah mengembangkan drone yang mirip dengan drone Shahed kami, yang disebut 'Lucas' yang mereka gunakan untuk menyerang negara-negara Arab,” terang Araghchi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya kini tengah mempelajari informasi tersebut.
“Tetapi saya percaya Israel mungkin menargetkan situs sipil untuk merusak hubungan kami dengan teman-teman Arab kami," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Ebrahim Zolfaghari, menuding adanya 'konspirasi jahat' AS dan Israel untuk mengkambinghitamkan Iran atas serangan-serangan di negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Qatar, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.
"Tujuannya adalah menciptakan perpecahan antara Iran dan negara-negara tetangganya, sehingga melemahkan tindakan pertahanan yang sah dan legal dari angkatan bersenjata Iran," kata Zolfaghari, Minggu, 15 Maret 2026.