Kerusakan yang disebabkan oleh Gezani di Madagaskar pada 11 Februari 2026. (foto:FB@BNGRC)

Badai Gezani Menghantam Madagaskar: 31 Tewas, 6000 Mengungsi

12 February 2026
Font +
Font -

UPdates - Siklon tropis Gezani menerjang Toamasina, kota terbesar kedua di Madagaskar dengan kecepatan angin mencapai 250 kilometer per jam, pada hari Selasa, 10 Februari 2026.

You may also like : fmt hujan monsun 02BMKG Makassar Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan: Hujan Lebat-Angin Kencang

Tak hanya meruntuhkan rumah-rumah di kota pelabuhan utama Madagaskar tersebut, siklon tropis Gezani dilaporkan juga telah menewaskan sedikitnya 31 orang, kata pihak berwenang, sebagaimana disadur Keidenesia.TV dari Le Monde, Kamis, 12 Februari 2026

Kantor Nasional untuk Manajemen Risiko dan Bencana mengatakan bahwa runtuhnya bangunan menyebabkan sebagian dari setidaknya 31 kematian, dan setidaknya 36 orang lainnya mengalami luka serius ketika badai Gezani mendarat di kota Toamasina di bagian timur. Badan tersebut mengatakan empat orang hilang dan lebih dari 6.000 orang mengungsi dari rumah mereka.

Toamasina, dengan sekitar 300.000 penduduk, mengalami kerusakan parah, kata warga kepada Associated Press. Sebagian besar korban tewas berada di wilayah itu.

"Apa yang terjadi adalah bencana: Hampir 75 persen kota Toamasina hancur," kata pemimpin baru negara itu, Kolonel Michael Randrianirina, yang telah melakukan perjalanan ke Toamasina sebelum siklon menerjang untuk mendukung warga.

Prakiraan menunjukkan badai Gezani diperkirakan akan bergerak ke selat antara Madagaskar dan pantai timur Afrika pada hari Kamis, dan memperingatkan bahwa badai tersebut mungkin akan menguat menjadi siklon tropis lagi dan berbalik arah menuju pantai barat daya Madagaskar minggu depan.

Pihak berwenang di Mozambik, tempat banjir dahsyat bulan lalu berdampak pada lebih dari 700 ribu orang, juga mengeluarkan peringatan cuaca dan memperingatkan bahwa tiga provinsi pesisirnya di Samudra Hindia dapat merasakan dampak Gezani jika badai itu kembali menguat.

Musim siklon di Madagaskar berlangsung sekitar bulan November hingga Maret dan membawa bencana cuaca berulang kali ke salah satu negara termiskin di dunia tersebut, yang hampir tidak punya waktu untuk pulih sebelum bencana lain melanda.

Madagaskar, pulau terbesar keempat di dunia, telah dilanda lebih dari selusin badai tropis atau siklon sejak tahun 2020.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >