
UPdates - Badai Goretti yang membawa kombinasi mematikan antara angin kencang berkekuatan badai dan hujan salju lebat kini dilaporkan tengah menerjang wilayah Eropa Utara sejak Kamis malam hingga Jumat, 9 Januari 2026 waktu setempat.
You may also like :
BMKG Imbau Pemerintah Daerah Siaga Menjelang Puncak Musim Hujan
Di Prancis dan Jerman yang menjadi wilayah paling terdampak, sistem transportasi utama lumpuh dan ratusan ribu rumah tangga kehilangan aliran listrik.
Pihak kepolisian Jerman mengonfirmasi bahwa sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas karena kecelakaan lalu lintas.
Di Prancis, otoritas meteorologi Météo-France menyebut fenomena ini sebagai ‘bom cuaca’karena penurunan tekanan udara yang sangat cepat dan tajam.
Kecepatan angin yang tercatat di wilayah Barfleur mencapai rekor ekstrem 213 km per jam. Sementara itu, di wilayah Manche lainnya angin bertiup konsisten di atas 150 km per jam.
Sekitar 380 ribu rumah tangga di Prancis dilaporkan mengalami pemadaman listrik total. Di wilayah Paris, status siaga oranye diberlakukan.
Selain Prancis dan Jerman, Inggris juga merasakan amukan Goretti. Di wilayah Cornwall dan Kepulauan Scilly, peringatan merah atau level tertinggi bahkan telah dikeluarkan.
Tercatat sekitar 57.000 rumah di Inggris kehilangan daya. Sementara itu, ratusan sekolah di Skotlandia dan Inggris tengah terpaksa diliburkan.