
UPdates—Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu, 5 September 2026 membuat wilayah provinsi Lampung mengalami hujan abu.
You may also like :
Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar
Di Bandar Lampung, hujan abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada Sabtu malam. Persisnya setelah magrib.
You might be interested :
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Diimbau Tidak Mendekat
Debu vulkanik juga sampai di wilayah Kemiling, Bandar Lampung. Jarak Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung Selatan ke Bandar Lampung sekitar 80 km.
Warga Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan juga melaporkan mulai terdampak debu vulkanik.
Dari pantauan Keidenesia.tv di X, video yang ramai dibagikan warga memperlihatkan hujan abu di beberapa titik dan mengotori lantai rumah.
Video yang diunggah warga juga menunjukkan jalan-jalan protokol disemprot air oleh Damkarmat dan BPBD.
Sejumlah warga mengaku debu menembus masuk ke rumah melalui jendela mereka. Debu juga mengotori mobil, jemuran, serta membuat mata pengendara motor perih.
BPBD sudah mengingatkan warga untuk memakai masker dan pelindung mata saat akan keluar rumah. Pengguna jalan juga diminta berhati-hati karena debu mengganggu jarak pandang dan membuat jalanan licin.