
UPdates—Ujian kemanusian benar-benar harus dijalani Tim SAR Gabungan dalam tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Mereka harus menyelam puluhan meter sambil memecahkan kaca kapal di dalam air dengan palu besar.
You may also like :
Tragedi KM Virgo: 2 Jasad Dievakuasi dengan Heli, 123 Orang Masih Hilang
Selain itu, para penyelam juga harus menghadapi arus deras yang berbahaya. Tidak berlebihan jika aksi-aksi mereka banjir pujian dan doa dari netizen.
You might be interested :
126 Penumpang belum Ditemukan, Operasi SAR KM Virgo Diperpanjang 7 Hari
Dalam dua video unggahan yang dipantau Keidenesia.tv di Instagram Kantor SAR Banjarmasin, tampak para pejuang kemanusiaan mengevakuasi korban yang terjebak di dalam badan kapal.
Satu video bawah air disebut menunjukkan evakusi tiga korban. Sementara video kedua diklaim merupakan rekaman evakuasi satu korban lainnya.
“Hari ini tim penyelam dari @basarnas_special_group berhasil mengevakuasi 3 korban yang terjebak di kapal Virgo Transport 8,” demikian tertulis dalam keterangan video yang dilansir Keidenesia.tv dari Instagram Kantor SAR Banjarmasin, Selasa, 22 September 2026.
“Harapan keluarga kembali menyala! Hari ini, Senin 21 September, penyelam Basarnas Special Group atau BSG kembali menemukan satu korban di dalam KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Korban ditemukan pukul 14.24 WITA saat tim menyisir bagian dalam kapal dengan arus kencang dan berbahaya,” tulis tim SAR.
Mereka mengabarkan bahwa banyak jenazah terjebak di badan kapal. “Terlihat banyak korban terjebak di dalam kapal, penyelam harus membuka akses satu persatu menuju ke dalam kapal, salah satunya memecahkan Kaca Kompartemen Kapal agar dapat akses dan mengevakuasi Korban yang terjebak di dalam. Terus mencari. Tidak berhenti, sebelum seluruh korban ditemukan BASARNAS!! ” demikian keterangan unggahan itu.
Unggahan-unggahan itu membuat netizen terenyuh. Mereka menyadari bagaimana sulitnya operasi SAR ini.
“Udah nyelem aja berat.. Pake mecahin kaca didalem air pake palu.. Berat banget ya Allah tugas tim SAR, mereka layak DP gaji banyak plus uang pensiun yang layak.. Semoga selalu diberi kesehatan dan keselamatan untuk para tim penyelamat,” komentar salah satu warganet.
2 Jenazah Berpelampung Ditemukan Terdampar
Sementara itu, pada Senin kemarin, Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap dua jenazah yang terdampar di pesisir pantai kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting tepatnya di desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir.
Sebelumnya Jenazah tersebut ditemukan oleh nelayan pada Minggu, 20 September 2026.
Jenazah terlihat masih menggunakan pelampung. Kuat dugaan bahwa kedua korban tersebut merupakan penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam pada Minggu, 13 September 2026.
Mendapat informasi tersebut AA. Ketut Alit Supartana selaku Kepala Kantor SAR Palangka Raya mengerahkan Tim Rescue yang sudah terlibat dalam pencarian untuk menuju lokasi penemuan tersebut.
“Kedua korban kita evakuasi menggunakan RBB (Riggid Bouyancy Boat) menuju Pelabuhan Segintung, dan akan dibawa ke Pos AL Kuala Pembuang Dan selanjutnya dibawa ke Banjarmasin menggunakan Ambulance untuk dilakukan proses identifikasi,” ungkap Alit.
Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Pos TNI AL Samuda, Pos TNI AL Kuala Pembuang, Polairud Polda Kalteng, Polres Seruyan, dan Polsek Seruyan Hilir.
“Dengan ditemukannya dua korban di wilayah Seruyan, Kami mengerahkan personil untuk terus melakukan pencarian untuk mencari keberadaan korban yang lain,” ujar Alit.