
UPdates— Mistikus buta, Baba Vanga mungkin telah meninggal hampir 30 tahun yang lalu. Akan tetapi warisannya sebagai ‘Nostradamus dari Balkan’ terus hidup.
Mistikus legendaris Bulgaria ini dipercaya oleh pemimpin Soviet Leonid Brezhnev, dan terkenal di seluruh Eropa karena meramalkan bencana Chernobyl di Ukraina, kematian Putri Diana, dan peristiwa 9/11 di New York, menurut para pengikutnya.
Ia bahkan diyakini telah meramalkan kematiannya sendiri pada 11 Agustus 1996, pada usia 85 tahun, setelah berjuang melawan kanker payudara.
Tentu saja tidak ada kekurangan pengikut saat ia masih hidup, dan hingga kini, wisatawan dari seluruh dunia mengunjungi rumahnya di desa Rupite, yang terletak di dekat kawah gunung berapi yang sudah tidak aktif, Kozhuha, untuk merasakan kehadiran rohnya.
Yang menarik mereka bukanlah sekadar takhayul, tetapi kepercayaan pada kekuatannya untuk merasakan hal yang tak terlihat dan menyembuhkan yang bermasalah.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Jumat, 26 Desember 2025, tidak ada catatan tertulis yang diketahui tentang ramalan Vanga, yang berlangsung selama berabad-abad.
Setiap kali ia meramalkan suatu peristiwa dengan tepat, legendanya semakin berkembang, dan di Rusia ia bahkan dianggap seperti seorang santa. Setiap ketidakakuratan dengan cepat dilupakan.
Berikut adalah beberapa klaim yang terkait dengan tahun 2026 yang terus beredar.
Mungkin klaim yang paling dramatis untuk Tahun Baru adalah bahwa umat manusia akan melakukan kontak pertama dengan peradaban lain, seperti yang dilaporkan Sky History.
Klaim lain yang banyak diulang mengatakan bahwa gempa bumi besar, letusan gunung berapi yang dahsyat, dan cuaca ekstrem akan menghantam 7 hingga 8% wilayah daratan planet ini pada tahun 2026.
Vanga – nama lengkapnya Vangelia Pandeva Gushterova – diduga telah menunjukkan tahun yang penuh dengan konflik yang meningkat di masa mendatang.
Melihat bagaimana negosiasi antara Rusia dan Ukraina berjalan, konflik Thailand-Kamboja yang sedang memanas, dan apa yang disebut gencatan senjata di Gaza dan Lebanon, prediksi ini tampaknya benar.
Para pengikutnya menganggap sang mistikus telah meramalkan lompatan medis dalam diagnosis dan pengobatan kanker.
Tahun 2026 bisa menjadi tahun di mana tes darah deteksi dini multi-kanker (MCED) beralih dari program percontohan ke program skrining nasional di setidaknya satu negara.
Apakah ada prediksi Vanga untuk tahun 2025 yang menjadi kenyataan?
Vanga memprediksi konflik lebih lanjut di daratan Eropa. Ini akan menjadi peristiwa yang pada akhirnya akan memusnahkan populasi benua tersebut.
Melihat 12 bulan terakhir – mulai dari serangan drone Rusia di seluruh NATO, peningkatan anggaran pertahanan, dan kembalinya wajib militer di negara-negara besar Uni Eropa – dapat dikatakan bahwa Eropa sedang bersiap untuk perang.
Tahun ini diprediksi akan menyaksikan peristiwa alam yang dahsyat, termasuk letusan gunung berapi yang tidak aktif.
Baru bulan lalu, gunung berapi Hayli Gubbi di Ethiopia meletus setelah tenang selama hampir 12.000 tahun.
Sebagaimana laporan Metro, Vanga juga diyakini telah memprediksi banjir besar yang akan menimbulkan malapetaka, dan gempa bumi di sepanjang pantai barat AS.
Peristiwa-peristiwa ini akan mengakibatkan hilangnya nyawa serta pengungsian massal, demikian yang diyakini telah diperingatkannya.
Sejak September, banjir dan tanah longsor telah melanda Asia Tenggara, menewaskan lebih dari 1.750 orang.
Khusus di Sumatera, tiga provinsi; Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) luluh lantak karena banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website BNPB, Jumat, 26 Desember 2025, pukul 10.00 WITA, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana Sumatera mencapai 1.135 orang. Selain itu, ada 173 orang yang masih dinyatakan hilang.
Dalam Islam, keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT adalah prinsip dasar akidah yang dikenal sebagai takdir atau qada dan qadar.
Umat Muslim meyakini bahwa Allah SWT adalah Maha Mengetahui dan Maha Kuasa atas segala sesuatu yang terjadi di alam semesta, baik yang sudah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan datang.
Oleh karena itu, tindakan mencari atau mempercayai ramalan, perdukunan, atau astrologi dilarang keras dalam Islam.
Ramalan dianggap bertentangan dengan ajaran tauhid (keesaan Allah) karena hal itu menyiratkan ada kekuatan lain selain Allah yang dapat mengetahui masa depan atau mempengaruhi nasib seseorang.