Ilustrasi. Kapal induk AS USS Abraham Lincoln. (foto:nationalinterest.org)

Berkelahi, 7 Tentara AS Tewas di Atas Kapal Induk USS Lincoln, Ini Pemicunya

12 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Tujuh personel angkatan laut Amerika Serikat (AS) tewas dalam perkelahian di atas kapal induk USS Abraham Lincoln, yang sedang beroperasi di Samudra Hindia.
  • Perkelahian dipicu oleh kedatangan penasihat kepala Komando Pusat (CENTCOM), Brad Cooper, yang datang untuk menanggapi keluhan awak tentang penugasan berkepanjangan.
  • Kapal induk USS Abraham Lincoln telah dikerahkan selama 263 hari dan beroperasi non-stop selama 208 hari, menyebabkan keresahan di kalangan awak.
  • Keluarga para personel telah melakukan protes dan pertemuan virtual dengan Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao untuk menyampaikan kekhawatiran tentang kesehatan mental dan keselamatan.
  • Penggantian kapal induk USS Lincoln dengan USS Theodore Roosevelt sedang dipersiapkan, namun jadwal pasti belum diumumkan karena alasan keamanan operasional.
  • Sekitar 5.000 pelaut dan Marinir masih menjalani penugasan di atas kapal induk Lincoln, yang awalnya diperkirakan akan berakhir pada bulan Mei namun diperpanjang tanpa tanggal kembali yang jelas.
  • Perkelahian di kapal induk menyebabkan suasana tegang dan tak kondusif, dengan beberapa personel dilaporkan terluka dan frustrasi karena penugasan berkepanjangan.
atau

UPdates—Tujuh personel angkatan laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas akibat perkelahian di atas kapal induk USS Abraham Lincoln.

You may also like : trump daily ausafTrump Ancam Hancurkan Iran Usai Temui Xi Jinping, Rusia Ingatkan Bahaya Besar jika Perang Berlanjut

Menurut kantor berita Tasnim, perkelahian itu terjadi di tengah keresahan kru terkait nasib mereka dalam penugasan di Timur Tengah

USS Abraham Lincoln telah dikerahkan selama 263 hari dan saat ini beroperasi di Samudra Hindia, di mana misi utamanya adalah untuk memblokade Iran.

Kapal induk tersebut telah menghabiskan 208 hari berturut-turut di laut, yang merupakan pengerahan berkelanjutan terpanjang USS Abraham Lincoln.

Tasnim melaporkan bahwa bentrokan dipicu kedatangan penasihat kepala Komando Pusat (CENTCOM), Brad Cooper.

Cooper naik ke kapal induk untuk menanggapi keluhan awak menyusul protes dari keluarga mereka atas penugasan berkepanjangan USS Abraham Lincoln.

Namun, kunjungan Cooper tak berjalan mulus. Penasihat itu dilaporkan dicemooh dan dilempari botol saat berbicara di hadapan para personel.

Konfrontasi kemudian meningkat menjadi perkelahian antar-awak yang melibatkan pisau dan senjata tajam lainnya.

Tujuh personel dikabarkan tewas dan beberapa lainnya terluka. Suasana di atas kapal setelah itu tegang dan tak kondusif.

Sebelumnya, ratusan keluarga personel angkatan laut AS menemui Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao.

Dalam pertemuan virtual terpisah, para keluarga menyampaikan kekhawatiran tentang kesehatan mental, kelelahan, dan keselamatan para personel.

Sejumlah personel sempat dikabarkan mencoba melompat ke laut akibat frustrasi tak dipulangkan.

Cao sudah mengatakan kepada para anggota keluarga bahwa Angkatan Laut sedang mempersiapkan kelompok serang kapal induk USS Theodore Roosevelt untuk menggantikan Lincoln.

Akan tetapi, para pejabat belum memberikan jadwal pasti, dengan alasan keamanan operasional.

Saat ini, sekitar 5.000 pelaut dan Marinir ada di atas kapal induk Lincoln dan masih menjalani penugasan yang dimulai pada 21 November.

Kapal induk tersebut telah dikerahkan selama lebih dari delapan bulan untuk mendukung operasi militer AS di Timur Tengah melawan Iran.

Awalnya, penugasan diperkirakan akan berakhir pada bulan Mei ini. Namun, diperpanjang tanpa tanggal kembali yang diumumkan secara publik.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >