(foto:Dok.BPBD Kota Makassar)

Bocah Terseret Ombak di Pattingalloang Gowa Akhirnya Ditemukan, BPBD Kota Makassar Turunkan 20 Personel

19 January 2026
Font +
Font -

UPdates - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan bocah laki-laki bernama Ridho Alganiu, usia 5 tahun, yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di kawasan pemecah ombak Pattingalloang, Kabupaten Gowa. Korban ditemukan pada Senin, 19 Januari, sekitar pukul 09.41 Wita, pada hari kedua operasi pencarian.

Korban merupakan anak dari pasangan Udin (34) dan Subaidah (33). Peristiwa bermula pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 12.30 Wita, saat korban bersama keluarganya sedang mandi-mandi di area pesisir. Saat korban berdiri di dekat batu pemecah ombak, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret korban ke laut.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Makassar, Damkarmat, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian.

You might be interested : screenshotMengenal 6 Inovasi Baru BPBD Makassar, Upaya untuk Ciptakan Kota yang Tangguh Terhadap Bencana

Pada hari pertama, Kepala BPBD Kota Makassar turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal.

Operasi pencarian hari pertama berlangsung sejak siang hari hingga pukul 21.00 Wita. Namun, akibat kondisi cuaca yang memburuk dengan tinggi gelombang mencapai sekitar 2 meter, pencarian dihentikan sementara demi keselamatan seluruh personel di lapangan.

Operasi pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada hari kedua, Senin, 19 Januari 2026. Pada hari kedua ini, pencarian dipimpin oleh Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Kota Makassar, Ricky Karumpa.

Dalam operasi hari kedua, BPBD Kota Makassar menurunkan 20 personel, didukung 1 unit kapal rescue, 1 unit perahu karet, 1 unit mobil rescue, dan 1 unit ambulans. Penyisiran dilakukan sejak pagi hari di sekitar lokasi kejadian dan jalur hanyut korban.

Sekitar pukul 09.41 Wita, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

BPBD Kota Makassar menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi kerja keras seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam proses pencarian sejak hari pertama.

BPBD juga kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah pesisir, khususnya di sekitar pemecah ombak yang memiliki risiko tinggi, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang laut tidak stabil.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Bertrand Russell

“Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa.”
Load More >