UPdates—Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Taruna Ikrar, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap makanan olahan pasca Lebaran.
You may also like : Hati-hati, Ramai Temuan Makanan Mengandung Boraks
Menurutnya, momen pasca Lebaran seringkali menjadi periode rawan. Makanya, ia memastikan BPOM akan terus memperketat pengawasan terhadap produk makanan olahan yang beredar di pasaran.
You might be interested : Hati-hati, Ramai Temuan Makanan Mengandung Boraks
“Momen pasca Lebaran seringkali menjadi periode rawan karena meningkatnya konsumsi makanan olahan yang mungkin telah melewati masa simpan atau tidak memenuhi standar keamanan pangan,” ujar Taruna Ikrar dalam keterangannya sebagaimana dilansir keidenesia.tv pada Kamis, 3 April 2025.
Dijelaskan Taruna, BPOM melakukan inspeksi intensif sejak sebelum hingga setelah Hari Raya Idulfitri. Pengawasan ini mencakup produk makanan olahan yang dijual di pasar tradisional maupun modern.
Langkah ini dilakukan BPOM untuk memastikan tidak ada kandungan bahan berbahaya, serta kelengkapan izin edar dan kepatuhan terhadap ketentuan label pangan.
Taruna sendiri mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan pangan dengan cara selalu mengecek kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk makanan olahan.
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau konsumen untuk cerdas dan kritis dalam memilih produk yang akan dikonsumsi,” ujarnya.
Langkah pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan konsumsi pangan yang aman dan sehat, terlebih dalam periode pasca perayaan besar seperti Lebaran.