
UPdates—Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada PSM Makassar akibat pelanggaran yang dilakukan suporter pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 melawan Persib Bandung pada 17 Mei lalu.
You may also like :
Komdis PSSI Jatuhkan Hukuman Berat ke PSM Makassar: Pengurangan 3 Poin-Denda Rp 90 Juta
PSM dijatuhi sanksi berupa denda total Rp380 juta, larangan menggelar laga kandang dengan penonton selama 2 pertandingan, serta penutupan tribun selatan selama satu musim penuh.
You might be interested :
Jadwal Lengkap Pekan ke-21 Liga 1: Persebaya vs Persita, Persib Jamu PSM Makassar
Ada beberapa pelanggaran yang dilakukan suporter dalam laga itu. Pertama, penyalaan flare, petasan, dan kembang api dalam jumlah banyak di Tribun Utara, Tribun Selatan, dan Tribun Timur yang dikenakan sanksi denda Rp250 juta.
Kedua, pelemparan air minum kemasan ke arah Tribun Barat dan Official Area (OA) yang dikenakan sanksi denda Rp30 juta
Ketiga, suporter masuk lapangan dalam jumlah banyak dikenakan sanksi denda Rp60 juta.
Keempat, terjadi penyalaan flare dan petasan dalam jumlah banyak dan memasuki area lapangan pertandingan.
Selain itu, terjadi pencurian, penjarahan serta penyerangan kepada pemain tim Persib Bandung. Untuk pelanggaran ini, PSM dikenai sanksi denda Rp40 juta.
Kelima, terjadi penyalaan flare dan petasan serta suporter melakukan invasi lapangan dan penyerangan kepada pemain tim Persib Bandung serta terjadi pencurian dan penjarahan barang di stadion.
Untuk pelanggaran ini, PSM dilarang menyelenggarakan pertandingan kandang dengan penonton sebanyak dua kali pada musim 2026/2027.
PSM juga mendapat hukuman tambahan berupa penutupan Tribun Selatan selama satu musim pada musim 2026/2027
“Sanksi-sanksi atas pelanggaran disiplin tersebut memberikan dampak kerugian yang sangat besar, baik itu dalam bentuk denda materiil maupun sanksi administratif,” demikian pernyataan PSM sebagaimana dipantau Keidenesia.tv dari Instagram resmi mereka, Rabu, 10 Juni 2026.
Manajemen PSM menegaskan, kejadian ini sudah seharusnya menjadi bahan refleksi bersama untuk saling introspeksi diri dan berbenah menatap musim yang akan datang.
“Mari jadikan stadion tempat yang aman dan nyaman untuk siapapun. Mari ki' saling baku jaga!” demikian penegasan PSM.