
UPdates—Seorang wanita hamil berusia 22 tahun ditembak mati di tempat parkir setelah membunyikan klakson kepada seorang pria.
You may also like :
Dituduh Penyihir, 5 Orang Tewas Dibakar di India
Ava Woodcock, ibu satu anak, meninggal pada hari Selasa setelah ditembak saat tiba di Restoran Annie di Glasgow, Kentucky.
Seorang pria bernama Brandon Bond ditangkap setelah kejadian itu. Pria berusia 24 tahun itu didakwa dengan pembunuhan, pembunuhan janin tingkat pertama, dan melarikan diri atau menghindari polisi tingkat pertama.
Menurut laporan WBKO yang dilansir Keidenesia.tv pada Jumat, 10 April 2026, Woodcock memasuki tempat parkir Restoran Annie di Glasgow, Kentucky, dan membunyikan klaksonnya saat Bond menyeberang jalan.
Pihak berwenang mengatakan kepada media bahwa saat itulah Bond menembak kendaraan tersebut, menambahkan bahwa keadaan yang menyebabkan penembakan tersebut sedang diselidiki.
Kendaraan tersebut terus melaju hingga menabrak, dan ada laporan yang saling bertentangan mengenai apakah Woodcock tetap berada di dalam kendaraan atau keluar setelah ditembak.
Menurut laporan tersebut, Bond melarikan diri dari tempat kejadian sambil membawa senjata tetapi ditemukan di area berhutan dekat perusahaan daur ulang dan ditangkap.
Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa Bond telah minum alkohol sepanjang hari dan digambarkan sangat tidak kooperatif setelah ditangkap, dengan petugas penjara mengatakan kepada media bahwa ia harus diikat semalaman.
Woodcock dibawa ke rumah sakit di Louisville, tempat ia meninggal pada hari Selasa. Janin dalam perutnya meninggal tak lama setelah penembakan.
Menurut laporan WBKO, dakwaan ditingkatkan setelah kematian Woodcock dan anaknya. Woodcock meninggalkan seorang putri berusia 1 tahun.
Amanda Eversole, ibu Woodcock, mengunggah foto Bond di Facebook-nya dan menulis, “Bajingan ini tidak akan pernah melihat cahaya matahari lagi.”
“Dia telah mengambil salah satu bayi Tuhan yang berharga dari keluarga kami, dan putri saya sedang berjuang untuk hidupnya. Saya tidak akan pernah memaafkanmu,” tegasnya.
Sebuah penggalangan dana melalui GoFundMe telah dibuat untuk keluarga Ava. Penggalangan dana dilakukan untuk mendukung keluarganya melewati tragedi ini.
“Donasi akan membantu menutupi biaya pemakaman untuk putri tercinta mereka dan bayinya, serta kebutuhan mendesak dan berkelanjutan—termasuk perawatan dan dukungan untuk putri kecilnya,” demikian keterangan penggalangan dana itu sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro.