Sebuah kantor polisi baru dibuka secara resmi di rumah kelahiran Adolf Hitler di Braunau am Inn, Austria, Rabu, 22 Juli 2026. (Foto AP/Matthias Schrader)

Cegah Ziarah Nazi, Tempat Lahir Hitler Dijadikan Kantor Polisi, Puing-puing Dibuang di Lokasi Rahasia

22 July 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Tempat kelahiran Adolf Hitler di Austria telah disulap menjadi kantor polisi untuk mencegah tempat tersebut dijadikan lokasi ziarah bagi pengagum Nazi.
  • Sebuah batu peringatan tetap dipertahankan di luar rumah dengan tulisan yang mengingatkan tentang kebebasan, demokrasi, dan kemerdekaan serta mengutuk fasisme.
  • Hitler lahir di bangunan tersebut pada 20 April 1889 dan tumbuh menjadi diktator yang memicu Perang Dunia II serta membunuh jutaan orang, termasuk 6 juta orang Yahudi dan minoritas lainnya.
  • Renovasi gedung tersebut memakan waktu beberapa tahun dan biaya sekitar 20 juta euro, setelah perselisihan panjang tentang kepemilikan yang akhirnya diselesaikan pada 2017.
  • Pemerintah Austria memutuskan untuk menggunakan gedung sebagai kantor polisi sebagai simbol penjaga kebebasan sipil, meskipun ada kritik bahwa bentuk bangunan kurang memiliki konteks sejarah.
  • Puing-puing dari konstruksi dibuang di lokasi rahasia untuk mencegahnya menjadi sumber memorabilia Nazi, karena sebelumnya ekstremis sayap kanan sering mengunjungi dan memberi penghormatan di tempat tersebut.
  • Perubahan bangunan ini merupakan upaya Austria untuk menghadapi warisan mengerikan dari masa lalu dan berkomitmen untuk menanganinya, seperti yang dinyatakan oleh Menteri Dalam Negeri Austria Gerhard Karner.
atau

UPdates—Tempat kelahiran Adolf Hitler di Austria disulap menjadi kantor polisi dan diresmikan pada hari Rabu, 22 Juli 2026.

You may also like : elon musk afpHormat "Ala Nazi" Elon Musk Bikin Heboh Pelantikan Trump

Langkah ini dilakukan dalam upaya untuk menghancurkan daya tarik bangunan tersebut sebagai tempat ziarah bagi orang-orang yang mengagungkan diktator Nazi tersebut.

You might be interested : penjara haidenAda yang Seperti Hotel, Ini 5 Penjara Termewah di Dunia

Sebuah batu peringatan akan tetap berada di tempatnya di luar rumah di Braunau am Inn dekat perbatasan Jerman dengan tulisan, “Untuk kebebasan, demokrasi, dan kemerdekaan. Jangan pernah lagi fasisme. Jutaan orang yang tewas mengingatkan kita.”

Hitler lahir di bangunan itu pada 20 April 1889. Keluarganya pindah ke kediaman lain di Braunau am Inn hanya beberapa bulan kemudian, sebelum menetap sementara di Passau di Jerman selatan.

Didorong oleh fanatisme rasial, rezim Nazi Hitler membunuh sekitar 6 juta orang Yahudi dan minoritas serta kelompok lain selama Holocaust.

Diktator itu memicu Perang Dunia II yang menewaskan setidaknya 60 juta orang. Ia bunuh diri pada April 1945, tak lama sebelum perang berakhir.

“Republik Austria, negara, dan wilayah ini menghadapi warisan ini, warisan mengerikan dari masa itu, dan berkomitmen untuk menanganinya. Ini termasuk rumah dan alamat ini,” kata Menteri Dalam Negeri Austria Gerhard Karner selama upacara pembukaan kantor polisi pada hari Rabu, 22 Juli 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari The Hill.

Menurut laporan kantor berita Austria APA, renovasi gedung tersebut memakan waktu beberapa tahun dan menelan biaya sekitar 20 juta euro (Rp408,8 miliar).

Renovasi ini didahului oleh perselisihan panjang selama bertahun-tahun mengenai kepemilikan gedung tersebut.

Masalah kepemilikan diselesaikan pada tahun 2017 ketika pengadilan tertinggi Austria memutuskan bahwa pemerintah berhak untuk mengambil alih gedung tersebut setelah pemiliknya menolak untuk menjualnya. Usulan untuk merobohkannya pun dibatalkan

Gedung tersebut telah disewa oleh Kementerian Dalam Negeri Austria sejak tahun 1972 untuk mencegah penyalahgunaan dan disewakan kembali kepada berbagai organisasi amal.

Struktur tersebut kosong setelah sebuah pusat perawatan untuk orang dewasa penyandang disabilitas pindah pada tahun 2011.

Pemerintah Austria mengatakan bahwa penggunaan terbaik untuk gedung tersebut adalah sebagai tempat bermarkas polisi sebagai penjaga kebebasan sipil.

Namun, para kritikus mengatakan bahwa gedung tersebut dalam bentuknya saat ini kurang memiliki konteks sejarah.

Sebuah komisi ahli menentang pengubahan gedung tersebut menjadi museum, dan lebih menganjurkan desain ulang yang tidak mudah dikenali.

Bangunan yang tadinya berwarna kuning oker diubah menjadi putih, jendela-jendela lengkung diganti dengan bentuk persegi panjang sederhana, dan fasadnya diperpanjang ke atas menuju atap.

Puing-puing dari konstruksi dibuang di lokasi rahasia untuk memastikan tidak menjadi sumber baru bagi memorabilia Nazi, lapor APA.

Di masa lalu, ekstremis sayap kanan berulang kali memberi penghormatan kepada "Führer," memotret bangunan tersebut, mengambil batu sebagai suvenir, dan meletakkan bunga serta karangan bunga.

Pada tahun 2024, empat warga Jerman tertangkap meletakkan mawar putih di ceruk jendela bangunan dan berpose untuk foto, termasuk seorang wanita yang memberi hormat Hitler dengan tangan kaku.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >