Tersangka (kanan) mencari di internet dan YouTube cara berkomunikasi dengan arwah setelah membunuh pacarnya. (Foto: India Today)

Didesak Nikah, Mahasiswa Bunuh Pacar lalu Cari di YouTube Cara Bicara dengan Arwahnya

18 February 2026
Font +
Font -

UPdates—Seorang mahasiswa di Indore, India membunuh pacarnya dengan sadis kemudian mencoba mencari cara berbicara dengan arwahnya lewat YouTube.

You may also like : xie qiupingKisah Pemilik Rambut Terpanjang Dunia, Sekali Keramas 3 Jam, Panjang 5,6 Meter

Mayat korban, seorang mahasiswi MBA berusia 24 tahun ditemukan pada 13 Februari dari sebuah flat sewaan di daerah Dwarkapuri setelah tetangga mengeluhkan bau busuk.

You might be interested : pantai ekuador5 Kepala Manusia Ditemukan Tergantung di Pantai Indah Ekuador

Ketika polisi mendobrak pintu, mereka menemukan korban terbaring telanjang di tempat tidur. Bekas tali terlihat di lehernya.

Menurut polisi, tersangka, yang diidentifikasi sebagai Piyush Dhamnodiya, telah mengikat tangan dan kaki korban dan menyumpal mulutnya dengan plastik untuk mencegahnya berteriak.

Wakil Komisaris Polisi Krishan Lalchandani mengatakan keduanya telah saling mengenal selama sekitar satu tahun dan menjalin hubungan.

Tersangka dilaporkan merasa tidak aman dan sering bertengkar dengan korban tentang pernikahan. Ia menduga korban berbicara dengan pria lain dan kesal karena korban menekannya untuk menikahinya.

Pada 10 Februari, tersangka diduga membawa wanita itu ke kamar sewaannya untuk menyelesaikan perbedaan mereka. Polisi mengatakan keduanya melakukan hubungan fisik, tetapi pertengkaran lain terjadi tentang pernikahan.

Dalam keadaan marah, pelaku diduga mencekik korban dengan tali.

Yang mengejutkan, selama interogasi, tersangka mengatakan kepada polisi bahwa setelah korban meninggal, ia menusuk perut korban dengan pisau.

Ia juga mengakui telah melakukan pelecehan terhadap jenazah korban. Sifat pasti dari penyerangan tersebut akan dikonfirmasi setelah laporan otopsi, yang masih ditunggu.

Para pejabat mengatakan ia tetap berada di ruangan setelah pembunuhan dan mengonsumsi alkohol di dekat jenazah.

Polisi mengatakan tersangka kemudian mengambil ponsel korban dan diduga mengirim video ke sebuah grup, mencoba untuk mencemarkan nama baiknya. Para penyidik ​​percaya ia ingin mengalihkan kecurigaan dan merusak reputasi korban.

Setelah itu, ia kemudian melarikan diri dari Indore dengan kereta api dan pergi ke Panvel di Maharashtra.

Dalam salah satu pengungkapan yang paling aneh, polisi mengatakan bahwa saat berada di Panvel, tersangka mencari di internet dan YouTube tentang cara berkomunikasi dengan roh.

Ia diduga melakukan ritual okultisme dalam upaya untuk "memanggil kembali" roh korban.

"Ia mencari informasi daring tentang cara berbicara dengan roh dan melakukan praktik tantra," kata seorang petugas sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari India Today, Rabu, 18 Februari 2026.

Petugas itu menambahkan bahwa perilaku tersebut menunjukkan bahwa ia mungkin mengalami gangguan psikologis.

Setelah dari Panvel, pelaku pergi ke Mumbai dan dilaporkan menghabiskan waktu berkeliling menggunakan kereta lokal sebelum ditangkap pada 14 Februari.

Polisi mengatakan tersangka dikenal oleh keluarga korban dan biasa mengunjungi rumah mereka. Keduanya telah berhubungan selama lebih dari setahun.

Sebelumnya, ayah korban menuduh bahwa putrinya mengalami stres berat. Ia mengklaim foto dan video cabul putrinya beredar daring dan bahwa putrinya diperas.

Ia juga menuduh putrinya ditekan untuk membayar biaya kuliah tersangka.

Dalam interaksi singkat dengan media setelah penangkapannya, Dhamnodiya tampak tidak menyesal.

Saat ditanyai tentang pembunuhan itu, ia dilaporkan berkata, “Lupakan semuanya. Apa yang harus terjadi telah terjadi. Apa yang akan Anda lakukan dengan mengetahuinya?”

Ketika didesak lebih lanjut, ia berkata, “Saya akan memberi tahu ketika saatnya tiba.”

Polisi mengatakan bukti digital, catatan detail panggilan, dan temuan forensik sedang diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >