Perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel (Foto: Caspianpost.com)

Digempur AS-Israel sebelum Batas Waktu, Pemuda Iran Ingin Bentuk Rantai Manusia

7 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Ledakan dahsyat terdengar di ibu kota Iran, Teheran, disertai dengan operasi udara skala besar oleh Angkatan Udara AS dan Israel.
  • Iran menyerukan pemuda untuk membentuk 'rantai manusia' di sekitar pembangkit listrik menjelang batas waktu yang ditetapkan Presiden AS, Donald Trump.
  • Batas waktu tersebut adalah Selasa pukul 08.00 atau Rabu, pukul 24.30 WITA, untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran global utama.
  • Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran meminta pemuda, termasuk atlet, seniman, dan mahasiswa, untuk berkumpul di dekat infrastruktur energi penting sebagai bentuk dukungan simbolis.
  • Aksi 'Rantai Manusia Pemuda Iran untuk Masa Depan yang Cerah' dimaksudkan untuk mencerminkan persatuan dan tekad dalam melindungi infrastruktur negara.
  • Presiden AS, Donald Trump, memperingatkan tindakan militer yang kuat jika Teheran tidak mematuhi keinginannya, termasuk kemungkinan serangan terhadap jembatan dan pembangkit listrik.
  • Trump menepis kekhawatiran tentang penargetan situs-situs tersebut, meskipun para ahli memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil dapat menimbulkan masalah hukum dan kemanusiaan yang serius.
atau

UPdates—Ledakan dahsyat terdengar di ibu kota Iran, Teheran, menurut laporan biro Teheran APA.

You may also like : james comeyUnggahan "8647" Eks Direktur FBI, Trump: Itu Berarti Pembunuhan

Suara ledakan terdengar di banyak bagian kota — di selatan, tengah, dan barat.

You might be interested : presiden iran masoud pezeshkian aaKepada Perdana Menteri Malaysia, Presiden Iran Sebut Misi Israel Gagal

Dilaporkan bahwa Angkatan Udara AS dan Israel sedang melakukan operasi udara skala besar di Teheran.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari APA, Selasa, 7 April 2026, sistem pertahanan udara telah diaktifkan di beberapa bagian kota.

Sementara itu, Iran menyerukan pemuda di negara itu untuk membentuk 'rantai manusia' di sekitar pembangkit listrik menjelang batas waktu Selasa pukul 08.00 atau Rabu, pukul 24.30 WITA yang ditetapkan Presiden AS, Donald Trump.

Trump menetapkan batas waktu Selasa pukul 8 malam Waktu Bagian Timur bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran global utama.

Menjelang tenggat waktu itu, Iran menyerukan kepada para pemuda untuk berkumpul di sekitar fasilitas energi utama sebagai bentuk dukungan simbolis.

Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran meminta "pemuda Iran", termasuk atlet, seniman, dan mahasiswa, untuk berkumpul pada pukul 2 siang hari Selasa di dekat infrastruktur energi penting.

Para pejabat mengatakan langkah ini dimaksudkan untuk menunjukkan tekad publik di tengah meningkatnya ketegangan.

Alireza Rahimi, wakil urusan pemuda, mengatakan ide tersebut berasal dari kaum muda sendiri.

“Aksi ini dibentuk atas saran dari kaum muda sendiri. Sejumlah pemuda universitas, seniman muda, dan organisasi pemuda mengusulkan agar kita membentuk lingkaran manusia atau rantai manusia di sekitar pembangkit listrik negara,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari News18, Selasa, 7 April 2026.

Ia menambahkan bahwa kampanye yang disebut "Rantai Manusia Pemuda Iran untuk Masa Depan yang Cerah" ini dimaksudkan untuk mencerminkan persatuan dan tekad.

“Kami berharap dengan partisipasi kaum muda di seluruh negeri, rantai manusia ini akan terbentuk di sekitar pembangkit listrik, dan itu akan menjadi tanda komitmen kaum muda untuk melindungi infrastruktur negara dan membangun masa depan yang cerah,” kata Rahimi.

Sebelumnya, Trump memperingatkan tindakan militer yang kuat jika Teheran tidak mematuhi keinginannya, dengan mengatakan AS dapat menyerang infrastruktur penting.

“Maksud saya penghancuran total pada pukul 12 siang… dan itu akan terjadi dalam jangka waktu empat jam jika kita mau,” katanya, merujuk pada kemungkinan serangan terhadap jembatan dan pembangkit listrik.

Trump juga menepis kekhawatiran tentang penargetan situs-situs tersebut, bahkan ketika para ahli memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil dapat menimbulkan masalah hukum dan kemanusiaan yang serius.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >