
UPdates—Ledakan dahsyat terdengar di ibu kota Iran, Teheran, menurut laporan biro Teheran APA.
You may also like :
Unggahan "8647" Eks Direktur FBI, Trump: Itu Berarti Pembunuhan
Suara ledakan terdengar di banyak bagian kota — di selatan, tengah, dan barat.
You might be interested :
Kepada Perdana Menteri Malaysia, Presiden Iran Sebut Misi Israel Gagal
Dilaporkan bahwa Angkatan Udara AS dan Israel sedang melakukan operasi udara skala besar di Teheran.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari APA, Selasa, 7 April 2026, sistem pertahanan udara telah diaktifkan di beberapa bagian kota.
Sementara itu, Iran menyerukan pemuda di negara itu untuk membentuk 'rantai manusia' di sekitar pembangkit listrik menjelang batas waktu Selasa pukul 08.00 atau Rabu, pukul 24.30 WITA yang ditetapkan Presiden AS, Donald Trump.
Trump menetapkan batas waktu Selasa pukul 8 malam Waktu Bagian Timur bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran global utama.
Menjelang tenggat waktu itu, Iran menyerukan kepada para pemuda untuk berkumpul di sekitar fasilitas energi utama sebagai bentuk dukungan simbolis.
Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran meminta "pemuda Iran", termasuk atlet, seniman, dan mahasiswa, untuk berkumpul pada pukul 2 siang hari Selasa di dekat infrastruktur energi penting.
Para pejabat mengatakan langkah ini dimaksudkan untuk menunjukkan tekad publik di tengah meningkatnya ketegangan.
Alireza Rahimi, wakil urusan pemuda, mengatakan ide tersebut berasal dari kaum muda sendiri.
“Aksi ini dibentuk atas saran dari kaum muda sendiri. Sejumlah pemuda universitas, seniman muda, dan organisasi pemuda mengusulkan agar kita membentuk lingkaran manusia atau rantai manusia di sekitar pembangkit listrik negara,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari News18, Selasa, 7 April 2026.
Ia menambahkan bahwa kampanye yang disebut "Rantai Manusia Pemuda Iran untuk Masa Depan yang Cerah" ini dimaksudkan untuk mencerminkan persatuan dan tekad.
“Kami berharap dengan partisipasi kaum muda di seluruh negeri, rantai manusia ini akan terbentuk di sekitar pembangkit listrik, dan itu akan menjadi tanda komitmen kaum muda untuk melindungi infrastruktur negara dan membangun masa depan yang cerah,” kata Rahimi.
Sebelumnya, Trump memperingatkan tindakan militer yang kuat jika Teheran tidak mematuhi keinginannya, dengan mengatakan AS dapat menyerang infrastruktur penting.
“Maksud saya penghancuran total pada pukul 12 siang… dan itu akan terjadi dalam jangka waktu empat jam jika kita mau,” katanya, merujuk pada kemungkinan serangan terhadap jembatan dan pembangkit listrik.
Trump juga menepis kekhawatiran tentang penargetan situs-situs tersebut, bahkan ketika para ahli memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil dapat menimbulkan masalah hukum dan kemanusiaan yang serius.