
UPdates—Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 27 Juni 2026 pukul 18.37 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada di laut sekitar 196 kilometer timur laut Alor. Berada pada kedalaman 527 kilometer.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Wijayanto sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari keterangan tertulis, Sabtu 27 Juni 2026.
Menurut BMKG, guncangan dirasakan di wilayah Maluku Barat Daya dengan intensitas III MMI. Yakni getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk yang melintas.
Kepada masyarakat, BMKG mengimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan dan hanya mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi resminya.
Sejauh ini, belum ada laporan soal kerusakan bangunan atau pun korban akibat gempa tersebut.