Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina. (Foto: Septamares/Karisma/DPR RI)

Genjot Karakter Pegawai Baru dengan Jalan di Atas Api, DPR Tegur BPJS Ketenagakerjaan

3 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • DPR RI menegur BPJS Ketenagakerjaan karena menggunakan metode fire walk atau berjalan di atas bara api dalam pembentukan karakter calon pegawainya, yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip dasar manajemen risiko dan budaya keselamatan.
  • Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, mengapresiasi upaya membangun keberanian dan kepercayaan diri, namun mengingatkan agar tidak mengesampingkan keselamatan dan manajemen risiko.
  • Vita menekankan bahwa keberhasilan calon pegawai tidak ditentukan oleh keberanian melewati bara api, melainkan oleh integritas, profesionalisme, dan empati terhadap peserta.
  • BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa metode fire walk bukanlah materi utama dalam Program Orientasi Pegawai Baru (OPK), melainkan salah satu pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman.
  • Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan, menyatakan bahwa pelaksanaan OPK mengutamakan aspek keamanan peserta dan terbuka terhadap masukan masyarakat untuk menyempurnakan metode pelatihan.
  • Evaluasi akan terus dilakukan agar setiap metode pembelajaran tetap selaras dengan tujuan pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan menjunjung tinggi aspek keselamatan.
  • Komisi IX DPR RI mendukung inovasi pengembangan sumber daya manusia yang sesuai kebutuhan organisasi dan terukur manfaatnya, selama tetap mengedepankan keselamatan.
atau

UPdates—DPR RI menegur BPJS Ketenagakerjaan yang menggunakan metode fire walk atau berjalan di atas bara api dalam pembentukan karakter calon pegawainya yang videonya viral di media sosial.

You may also like : achmad ru’yatBanyak Salah Coret, Penonaktifan 7,3 Juta BPJS PBI Terus Disorot

Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, memberikan catatan kritis terkait penggunaan metode fire walk tersebut.

Menurut Vita, ia mengapresiasi upaya institusi dalam membangun keberanian, daya juang, dan kepercayaan diri para calon pegawai.

Namun, ia mengingatkan agar pembentukan mental tidak mengesampingkan prinsip dasar manajemen risiko dan budaya keselamatan.

​"Sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan yang setiap hari mengedukasi pentingnya pencegahan risiko kerja, BPJS Ketenagakerjaan harus menjadi teladan utama dalam menerapkan standar keselamatan pada setiap aktivitasnya, termasuk dalam pendidikan dan pelatihan pegawai," ujar Vita dalam keterangan persnya, Senin, 3 Agustus 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website DPR RI.

Vita menegaskan, hal mendasar yang perlu diperhatikan bukanlah semata metode pelatihan, melainkan relevansi serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.

​"Ukuran keberhasilan calon pegawai tidak ditentukan oleh keberanian melewati bara api, melainkan oleh integritas dalam mengelola amanah, profesionalisme kerja, serta empati terhadap peserta," tegasnya.

​Ia menambahkan, indikator utama keberhasilan pegawai adalah kecepatan dan kualitas pelayanan dalam memastikan setiap pekerja mendapatkan hak perlindungan melalui lima program utama yakni ​Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), ​Jaminan Kematian (JKM), ​Jaminan Hari Tua (JHT), ​Jaminan Pensiun (JP), dan ​Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

​Sebagai mitra pengawas, Komisi IX DPR RI pada prinsipnya mendukung setiap inovasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai kebutuhan organisasi dan terukur manfaatnya, selama tetap mengedepankan keselamatan.

Vita menekankan bahwa keberanian simbolis tidak boleh mengaburkan esensi utama dari pelayanan publik itu sendiri.

​"Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi publik dibangun melalui budaya kerja yang profesional, berintegritas, mengutamakan keselamatan, dan konsisten menghadirkan pelayanan terbaik. Itulah fondasi sesungguhnya untuk menjaga kepercayaan masyarakat," tutup Vita

Rekaman calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan berjalan di atas api jadi sorotan publik. Video yang beredar memperlihatkan mereka melintasi bara api sebelum mencelupkan kaki ke dalam ember berisi air.

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan, menegaskan, aktivitas berjalan di atas bara api bukan materi utama maupun kewajiban dalam Program Orientasi Pegawai Baru (OPK).

Erfan mengatakan, OPK dirancang sebagai fondasi pembentukan  sumber daya manusia BPJS Ketenagakerjaan.

Fokus utamanya adalah membangun kompetensi, integritas, etika kerja, karakter, serta kesiapan mental agar sejalan dengan nilai organisasi dan prinsip tata kelola yang baik.

“Bukan substansi utama maupun kewajiban dalam keseluruhan rangkaian OPK, melainkan salah satu pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning,” ujar Erfan dalam keterangan resminya, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Ia menjelaskan bahwa metode tersebut digunakan untuk melatih rasa percaya diri, pengendalian diri, disiplin, serta ketangguhan mental peserta.

Meski demikian, pelaksanaannya hanya menjadi salah satu bagian kecil dari keseluruhan program orientasi.

Menurutnya, di dalam kelas, peserta memperoleh materi mengenai budaya kerja, pelayanan, dan tata kelola organisasi. Sementara di luar kelas, mereka mengikuti berbagai aktivitas yang bertujuan mengasah kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, adaptasi, hingga kepedulian terhadap sesama.

Semua simulasi pembelajaran yang dilakukan juga menurutnya dilaksanakan dengan pendampingan instruktur berkompeten dan prosedur keselamatan yang telah dipersiapkan.

Seluruh rangkaian OPK dipastikan Erfan mengutamakan aspek keamanan peserta dan menyebut BPJS Ketenagakerjaan terbuka terhadap berbagai masukan masyarakat untuk menyempurnakan metode pelatihan di masa mendatang.

“Evaluasi akan terus dilakukan agar setiap metode pembelajaran tetap selaras dengan tujuan pengembangan sumber daya manusia yang profesional, menjunjung tinggi aspek keselamatan, serta memenuhi prinsip tata kelola yang baik,” katanya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >