Ilustrasi jet tempur AS (Foto: Anadolu)

“Hadiah Besar” bagi Iran Jika Bisa Tangkap Pilot dan Kru 2 Pesawat AS yang Mereka Tembak Jatuh

4 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Pasukan Iran berhasil menembak jatuh dua pesawat militer Amerika Serikat, yaitu jet tempur F-15E Strike Eagle dan pesawat serang darat A-10 Thunderbolt II, di wilayah Iran.
  • Insiden ini terjadi di dua lokasi berbeda, satu di barat daya dan yang lainnya di sekitar Selat Hormuz/Teluk Persia, dengan pilot dan kru dalam proses pencarian dan penyelamatan.
  • Media Iran melaporkan bahwa salah satu awak pesawat telah melontarkan diri dan mungkin mendarat di selatan negara itu, dengan warga sipil bersenjata mencari mereka.
  • Pemerintah Iran menawarkan hadiah sekitar £50.000 atau Rp1,1 miliar untuk menangkap pilot tersebut hidup-hidup, yang dianggap sebagai 'hadiah besar' bagi Iran.
  • Menangkap anggota kru AS dapat memperburuk pandangan publik Amerika terhadap perang dan memberikan Iran 'alat tawar-menawar yang sangat kuat' dalam negosiasi.
  • Jet tempur AS yang ditembak jatuh oleh pasukan musuh adalah kejadian yang sangat langka, dengan hanya beberapa insiden serupa dalam beberapa dekade terakhir.
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan terhadap jet tempur tersebut tidak akan memengaruhi negosiasi apa pun dengan Iran.
atau

UPdates—Pasukan Iran berhasil menembak jatuh dua pesawat militer Amerika Serikat (AS), yaitu jet tempur F-15E Strike Eagle dan pesawat serang darat A-10 Thunderbolt II (Warthog).

You may also like : rihanna rocky gettyASAP Rocky Divonis tak Bersalah, Rihanna Menangis Tersedu-sedu

Insiden ini terjadi di wilayah Iran, dengan satu jatuh di barat daya dan yang lainnya di sekitar Selat Hormuz/Teluk Persia.

You might be interested : maduro trump la gazetaSerang Venezuela, Trump Umumkan AS Tangkap Presiden Maduro dan Istri, Langsung Diterbangkan Keluar Negeri

Media AS mengatakan pesawat A-10 Warthog ditembak selama misi pencarian dan penyelamatan untuk pesawat F-15E Strike Eagle.

Pilot Warthog melontarkan diri di atas Teluk dan kemudian diselamatkan, menurut laporan CBS sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Sabtu, 4 April 2026

Laporan lain menyebut pilot F-15E telah diselamatkan, tetapi seorang petugas sistem senjata masih hilang.

Belum ada konfirmasi resmi terkait pilot pesawat mana yang berhasil diselamatkan.

Saat ini, kedua kubu sedang berlomba mencari pilot dan kru pesawat. Media Iran mengklaim bahwa salah satu dari dua awak pesawat telah melontarkan diri dan mungkin mendarat di selatan negara itu.

Saluran-saluran Iran yang berafiliasi dengan pemerintah telah mendesak warga untuk menangkap pilot tersebut hidup-hidup dan menawarkan hadiah.

Dalam satu contoh yang beredar luas, media Iran melaporkan hadiah sekitar £50.000 (Rp1,1 miliar), jumlah yang jauh lebih tinggi daripada perkiraan gaji bulanan di negara itu, yaitu £150 (Rp3,3 juta) hingga £230 (Rp6 juta).

Tak lama kemudian, video mulai beredar yang menunjukkan warga sipil bersenjata di dua provinsi selatan mencari awak pesawat tersebut.

Dalam satu video yang belum diverifikasi dari provinsi Khuzestan selatan, beberapa pria yang membawa senjata api dan bendera Republik Islam terlihat mencari mereka, dengan seorang individu mengatakan, "Insya Allah, kita akan menemukannya."

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada NBC "kita sedang berperang", dan mengatakan serangan terhadap jet tempur tersebut tidak akan memengaruhi negosiasi apa pun dengan Iran

Berbicara dalam program Radio 4 Today, Laurel Rapp, direktur program AS dan Amerika Utara di Chatham House, mengatakan bahwa menyelamatkan anggota kru yang hilang dari jet yang jatuh adalah misi yang sangat penting.

Ia mengatakan bahwa menangkap anggota kru AS akan menjadi "hadiah besar" bagi Iran, menawarkan mereka "alat tawar-menawar yang sangat kuat".

Jika mereka ditangkap dan gambar mereka dirilis, hal itu dapat memperburuk pandangan publik Amerika terhadap perang yang sudah tidak populer.

"Jika gambar-gambar itu muncul, itu akan sangat mengubah pandangan dari sudut pandang Amerika," katanya.

“Jika anggota militer tersebut ditangkap, risikonya adalah bahwa de-eskalasi konflik dapat membuat penyanderaan tampak menawarkan pengaruh,” lanjut Rapp.

Jet tempur AS yang ditembak jatuh oleh pasukan musuh adalah kejadian yang sangat langka, sesuatu yang hanya terjadi beberapa kali dalam beberapa dekade terakhir.

Tiga jet tempur F-15 AS ditembak jatuh di atas Kuwait dalam "insiden tembakan salah sasaran yang tampaknya terjadi," pada awal Maret, kata Komando Pusat AS (CentCom).

Keenam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat.

CentCom juga melaporkan enam awak pesawat pengisian bahan bakar militer AS tewas dalam insiden yang melibatkan pesawat kedua pada 12 Maret di Irak barat.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >