UPdates—Operasi Ketupat 2025 saat ini sudah memasuki hari ke-11. Secara umum, kondisi arus lalu lintas terkendali.
You may also like : Menteri Perhubungan Usulkan THR Lebaran 2025 Dipercepat
Dalam aspek keselamatan lalu lintas, data kecelakaan pada hari kesepuluh Operasi Ketupat menunjukkan ada 241 kejadian dengan korban mencapai 342 orang.
You might be interested : Efisiensi Anggaran, Gubernur Sulsel Tidak Gelar Open House Idul Fitri 2025
Rincian korban yakni meninggal dunia sebanyak 24 orang, korban luka berat 46 orang, dan korban luka ringan 272 orang.
"Total kerugian materiil mencapai Rp745.900.000," kata Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Ahmad Muthofa Kamal dalam keterangannya sebagaimana dilansir keidenesia.tv dari website Divisi Humas Polri, Kamis, 3 April 2025.
Khusus saat momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah atau Lebaran 2025, kecelakaan di seluruh Indonesia mencapai 228 kejadian.
Catatan Satgas Operasi Ketupat 2025 Polri, dari total kejadian kecelakaan tersebut, 22 orang tewas dan 287 terluka pada hari pertama Lebaran 2025 itu.
Imbauan Kepolisian
Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan arus balik untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat serta memeriksa kesiapan kendaraan sebelum berangkat.
Para pemudik juga diminta menjaga jarak aman, berkonsentrasi selama berkendara, serta memanfaatkan rest area dengan efektif untuk beristirahat.
“Kami mengimbau kepada pemudik pada saat balik agar betul-betul menyiapkan perjalanan dengan optimal, jaga kesehatan, pastikan kendaraan sehat, sehingga perjalanan rekan-rekan selamat sampai tujuan. Dengan pesan dari Bapak Kapolri, tagline operasi ketupat adalah mudik aman, keluarga nyaman. Semoga selamat sampai tujuan,” kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.
Agus juga menambahkan bahwa petugas akan melakukan pengamanan di jalur arteri hingga tempat wisata saat arus balik Lebaran. Kakorlantas menegaskan, pihaknya siap memastikan arus balik Lebaran 2025 berjalan lancar.