UPdates - Nama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, baru-baru ini dicatut dan digunakan namanya untuk melakukan penipuan berkedok donasi untuk rumah tahfiz Quran. Modus penipuan memperlihatkan pengiriman bukti transaksi transfer uang sebesar Rp 23 juta yang disebut-sebut berasal dari Gubernur Andi Sudirman.
You may also like : Efisiensi Anggaran, Pejabat Pemprov Sulsel Dilarang ke Jakarta di Pelantikan ASS-Fatma
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) menegaskan jika informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Bukti berupa tangkapan layar atau screenshot yang menunjukkan transaksi transfer uang ke rumah tahfiz Quran di akun Facebook bernama Andii Sudirman bukan akun resmi Gubernur Sulsel.
You might be interested : Paris-Islam Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto Periode 2025-2030
Kepala Dinas Kominfo SP Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, menegaskan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman tidak pernah melakukan transfer dana tersebut, apalagi melalui akun media sosial yang diduga palsu.
"Ini adalah informasi yang menyesatkan, dan akun yang digunakan untuk menyebarkan informasi tersebut bukan akun resmi beliau," ujar Winarno dalam keterangannya dikutip Keidenesia dari laman resmi Pemprov Sulsel pada Rabu, 2 April 2025.
Winarno juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap modus penipuan yang sering mencatut nama pejabat daerah, terutama yang terkait dengan penggalangan dana atau donasi.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi resmi," tegasnya.