Penumpang naik ke pesawat easyJet (Foto: Getty Images)

Heboh Nenek Sudah Meninggal Ikut Naik Pesawat, Keluarga Bilang Ia Tidur dan Pegangi Kepalanya

22 December 2025
Font +
Font -

UPdates—Satu keluarga asal Inggris membawa seorang penumpang lanjut usia yang telah meninggal ke pesawat easyJet dengan berpura-pura bahwa ia sedang tertidur meski harus memegangi kepalanya.

You may also like : qatarr gettySuami Istri Dipaksa Duduk Bersama Mayat 4 Jam di Pesawat

Keluarga yang terdiri dari lima orang itu terlihat membantu nenek mereka yang berusia 89 tahun naik pesawat dari Spanyol ke Bandara Gatwick, tetapi saksi mengatakan mereka mendengar keluarga tersebut memberi tahu staf bahwa nenek mereka hanya merasa tidak enak badan dan tertidur.

You might be interested : mati lampu madrid reutersSerangan Siber, Spanyol, Portugal, dan Prancis Lumpuh tanpa Listrik dan Internet

Pesawat diputar balik sebelum lepas landas setelah awak kabin diberitahu bahwa wanita tersebut telah meninggal, dan penerbangan ditunda selama 12 jam.

EasyJet mengatakan klaim tersebut tidak berdasar dan menjelaskan bahwa wanita tersebut memiliki sertifikat layak terbang dan masih hidup sebelum naik pesawat.

Penumpang yang khawatir mengatakan seorang petugas menanyakan tentang kesehatan wanita tersebut sebelum keluarga tersebut mencoba naik pesawat, tetapi mereka bersikeras bahwa ia hanya lelah.

Pesawat mulai bergerak menuju landasan pacu, tetapi tiba-tiba berhenti tepat sebelum lepas landas ketika awak kabin yang curiga menyadari bahwa wanita itu telah meninggal, menurut klaim saksi.

Beberapa penumpang membagikan reaksi mereka di media sosial, di mana mereka mengklaim telah melihat wanita yang telah meninggal tersebut.

Penumpang Petra Boddington mengklaim melihat wanita itu 'terkulai tak sadarkan diri di kursi roda' dalam video yang dibagikannya di Facebook yang menjelaskan apa yang disaksikannya.

“EasyJet, sejak kapan Anda mulai mengizinkan orang mati naik pesawat?' katanya dalam video tersebut, yang telah ditonton puluhan ribu kali sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Senin, 22 Desember 2025.

“Staf darat EasyJet benar-benar mengizinkan seseorang yang tampak benar-benar mati naik pesawat dan kemudian, lucunya, tepat saat kami akan lepas landas, mereka meninggal,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa perusahaan biasanya akan menolak orang untuk terbang jika seseorang sedang mabuk. “Tetapi tampaknya tidak apa-apa jika Anda sudah mati dan terlihat seperti sudah mati,” sindirnya.

Petra Boddington mengklaim mendengar keluarga tersebut memberi tahu staf darat bahwa kerabat mereka benar-benar baik-baik saja.

“Dia tidak benar-benar baik-baik saja. Jadi, easyjet, kalian seharusnya malu. Staf darat kalian sangat buruk hari ini,” kecam Petra Boddington.

Penumpang lain, Tracy-Ann Kitching, mengungkapkan kemarahannya atas penanganan easyJet terhadap situasi tersebut.

Dalam sebuah unggahan Facebook, ia menulis: “easyJet – kalian tidak bisa dipercaya! Mengapa kalian membiarkan orang yang sudah meninggal naik penerbangan kami?”

Menurutnya, layanan bantuan khusus, layanan untuk penumpang penyandang disabilitas atau mobilitas terbatas juga bertanggung jawab. “Mereka seharusnya mengangkat masalah ini,” ujarnya.

Ia mengklaim bahwa keluarga tersebut melewatinya saat ia melihat wanita itu dibawa masuk ke pesawat sementara seseorang memegang kepalanya.

Tracy menyampaikan simpatinya kepada keluarga tersebut dan memuji staf maskapai karena telah menenangkan penumpang yang khawatir.

Menurutnya, kesaksian mereka akan digunakan untuk membantu kopilot menulis laporan tentang kejadian penerbangan tersebut.

Masih belum diketahui apa yang terjadi pada wanita tersebut atau anggota keluarganya setelah jenazahnya dikeluarkan dari pesawat.

Meskipun diyakini tidak ada penangkapan yang dilakukan.

Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat dari Malaga pukul 11.15 pagi pada hari Jumat dan diperkirakan akan mendarat pukul 13.10.

Namun, penumpang terpaksa menunggu hampir 12 jam karena penerbangan baru berangkat pukul 22.47 waktu setempat sebelum mendarat di Gatwick tengah malam.

Seorang juru bicara Garda Sipil di Malaga membenarkan bahwa petugas dipanggil ke pesawat karena wanita Inggris lanjut usia tersebut.

“Dia dinyatakan meninggal di pesawat yang seharusnya berangkat dari Malaga ke London tepat setelah pukul 11 ​​pagi kemarin,” kata jubir Garda Sipil.

Menurutnya, nenek itu diizinkan terbang karena memiliki sertifikat medis layak terbang dan didukung oleh petugas medis selama perjalanannya.

Seorang juru bicara easyJet mengatakan mereka turut berduka cita kepada keluarga dan teman-teman penumpang yang meninggal dunia. “Dan kami menawarkan dukungan dan bantuan di masa sulit ini,” kata jubir easyJet.

Seperti dijelaskan Garda Sipil di Malaga, pihak maskapai menegaskan nenek itu masih hidup sebelum keberangkatan.

“Dia diizinkan terbang karena memiliki sertifikat medis layak terbang dan didukung oleh petugas medis selama perjalanannya,” tegas easyJet.

“Baru setelah naik pesawat, penumpang tersebut membutuhkan bantuan medis dan sayangnya meninggal dunia,” lanjut mereka.

Mereka mengklaim kesejahteraan penumpang dan awak pesawat selalu menjadi prioritas utama easyJet. “Dan kami meminta pengertian pelanggan dalam situasi ini,” tandasnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >